Juan menatapi ponselnya dengan tatapan sendu. Tak tahu sudah berapa kali ia merutuki sikapnya yang kasar terhadap Jeane. Ia pun merutuki Jeane yang mengganti semua akun aplikasi chatting. Ingin sekali ia memarahi Jeane yang memilih menghilang tanpa memberi tahunya terlebih dahulu, tetapi ia tak mungkin melakukan hal itu. Selain karena ia tak memiliki kontak baru Jeane, ia pun tahu jika semua yang menimpanya sekarang berasal dari kesalahannya sendiri. "Kenapa lo menghilang, Jeane?" Ditolehkan kepalanya ke arah luar jendela kaca. "Gue minta maaf. Gue juga... sayang sama lo." Andai ia bisa kabur sekarang, ia pasti sudah bisa bertemu dengan Jeane sekarang. Ya, seandainya. Dan ia juga berharap, apabila ia tak bisa menemui gadis itu sekarang, setidaknya ia bisa mendengar suara yang biasanya

