Bab 64

973 Kata

Matahari belum menampakkan dirinya, tetapi Juan dan Thunder sudah berjalan terburu-buru menelusuri sepinya koridor bandara. Mereka memang baru bisa kabur dari apartemen semalam saat tengah malam, dan untungnya pesawat yang akan mereka naiki akan beroperasi di pagi hari. Juan memejamkan matanya sejenak, ia berusaha mengisirahatkan otak dan pikirannya yang terus dihantam oleh ingatan-ingatan yang mulai bermunculan. Sesekali, tercetak kerutan samar di dahi Juan. Ingatan-ingatan itu seperti mengejeknya yang sempat berkata kasar pada gadis yang berharga untuknya. "Ju? Juan! Bentar ya, gue panggilin dokter dulu." "Lo gak kenal gue?" "Hai, Juan." "Kita kenalan aja dulu, Ju. Nama gue Jeane. Dulu kita...." Ia sadar dan tak bisa mengelak, ia telah meruntuhkan seluruh dinding kesabaran Jeane de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN