Bab 45

1167 Kata

Lagi-lagi Jeane harus duduk sendirian di jok tengah. Ia menekuk wajahnya yang penuh guratan kekesalan. Sesekali ia melirik ke arah Juan dan Aldo yang entah membahas apa, ia tak mengerti walaupun sudah ikut mendengar obrolan mereka dari awal. "Eh, Ju. Kok lo gak bawa mobil?" tanya Aldo yang juga ingin ditanyakan Jeane. Jeane memasang telinganya baik-baik, siap mendengar jawaban Juan. Raut penasaran pun terpampang jelas di wajahnya, namun— "Malas," jawab Juan singkat. — jawaban dari Juan membuat ia harus menelan kekecewaan. Jeane mengerucutkan bibirnya sebal, seraya melempar delikan jengkel ke arah Juan tanpa diketahui cowok itu. Atau mungkin... Juan tahu, tapi memilih berpura-pura tak tahu? Sejak dari rumah gadis itu, Juan sama sekali tidak melepas pandangannya dari Jeane. Diam-diam ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN