Juan mengisi hari-harinya dengan belajar dan fokus bekerja di perusahaan besar milik Vendi yang sebentar lagi akan dialihkan padanya. Selama hampir dua tahun, ia menjalani home schooling dengan rutin dan mematuhi segala peraturan ketat nan menyebalkan. Juan kini sudah mulai ikut bertempur di dalam dunia yang penuh kelicikan dan keangkuhan yang bernama bisnis, ya sejak tiga bulan yang lalu ia sudah memiliki ruangan tersendiri di perusahaan besar tersebut. Ia mendengkus kesal saat orang kepercayaan Vendi memintanya menjadi juru bicara meeting siang hari nanti. Bukannya ia tak mengerti dengan bahan bahasan meeting nanti, ia hanya malas terus-menerus dianggap penerus perusahaan yang hanya beruntung karena menyandang nama Ervandra. Dan bisa jadi sebagian orang yang ikut meeting nanti, mengan

