Juan mengantar Jeane kembali ke sekolah tepat bersamaan dengan bel tanda jam istirahat pertama berbunyi. "Gue duluan ke kelas ya, Ju." Jeane segera berlari di koridor sekolah. Jeane tak mengerti apa yang dirasakannya, dan tak tahu mengapa ia justru ingin menghindari Juan sekarang. Apakah ia sedang merasakan yang namanya cemburu? Jeane menggeleng-gelengkan kepalanya sebal. 'Gak mungkin ah! Ngapain gue pake cemburu sama dia? Juan kan bukan pa— eh?' Jeane mengernyitkan dahinya. 'Tapi kemarin kan dia bilang... tau ah! Terserah!' Ia melangkah cepat memasuki kelasnya yang sudah agak menyamai ramainya pasar ikan. Namun, langkah cepatnya justru terganti langkah gontai saat mendekati kursinya. "Udah balik, Jeane? Gue kira lo dikirim ke lubang semut," tukas Bintang mendapati Jeane sudah mendudu

