“Apa yang kau ingin bicarakan?” tanya Sharon saat sampai di restoran sesuai dengan lokasi yang dikirimkan oleh Hansen padanya. Raut wajah ketidaksukaan jelas terlihat di wajah Sharon karena pria di hadapannya mengajaknya bertemu. “Kau yang melakukannya ‘kan? Mengeluarkan keluargaku dari Klan Amola.” Hansen melihat ke arah Sharon dengan tatapan penuh menyelidik begitu serius hingga dahinya berkerut karena Sharon tertawa. “Ahahah … Aku tidak percaya kau menanyakan hal itu padaku. Menurutmu, bagaimana? Aku yang melakukannya atau tidak? Apa kau melihat aku memiliki kemampuan untuk melakukannya?” Sharon membalikan pertanyaan membuat Hansen menghela napasnya. “Ya, itu mungkin. Mengingat semua kejanggalan itu mungkin,” tegas Hansen. “Kalau itu benar aku yang melakukannya. Apa yang kau inginka

