"apa katamu aku pelit ok deal kamu disini terserah mau sampai kapan aku ngk peduli aku mau membersihkan diri dan tidur cape tahu!" ucap Malvin yang sudah membuka pintu lalu masuk langsung ke kamarnya membersihkan diri membiarkan Aksa sendiri diruang tamu .
beberapa menit kemudian Malvin keluar melihat Aksa tertidur disofa"astaga anak siapa ini nyasar kesini sampai ngk mandi malah gorok ilernya aja jatuhan di sofa hu!!" guman Malvin terkekeh mengoda Aksa yang sudah terlelap setelah meminum air putih Malvin masuk lagi ke kamarnya membiarkan Aksa tidur disofa sedangkan Malvin tertidur di kamarnya tanpa peduli pada sahabat sekaligus bosnya itu karena Aksa sudah biasa seperti itu saat tiba di apartemen miliknya .
keesokan hari,
"hemmmm !" Aksa mulai mengerjakan matanya menyesuaikan cahaya matahari yang masuk diruangan apartemen Malvin.
"sudah bangun Lo kirain mati habis jam segini belum bangun juga !!" tegur Malvin yang kini duduk di depan meja makannya sambil memegang segelas kopi ditangan dengan santai berbicara tanpa menoleh ke arah Aksa yang masih seperti orang linglung karna belum sepenuhnya sadar dari tidurnya.
"apaan sih Lo vin mau ku pecat apa !!" ucap Aksa dengan wajah kas bangun tidur .
"enak aja main pecat udah numpang tidur ,lagi pula kita belum di kantor jadi ngk sah main pecat tahu sana mandi tu badan bau banget !!" tegur Malvin cuek tak peduli jika sahabatnya juga bosnya itu marah.
"hu iya ...iya !!" ucap Aksa dengan wajah kesal lalu berlalu menuju kamar mandi milik sahabatnya sekaligus asisten nya itu.
sedangkan Malvin terus saja menyelesaikan sarapannya lalu mengambil laptop dan mengerjakan berkas yang diberikan Aksa kemarin dengan lincah jari-jari Malvin menari di atas keyboard laptopnya tanpa peduli Aksa yang baru saja selesai membersihkan diri dan sedang menatapnya dengan senyum smirknya .
"cihh dirumah pun sibuk kamu sudah selesai sarapan ??" tanya Aksa yang lagi berjalan menuju meja makan dimana Disana sudah disiapkan sarapan segelas kopi dan roti yang sudah dibakar dan diberi selai.
"serapan no ngk usah ngangguin aku !!" ucap Malvin tanpa menoleh dan terus saja melanjutkan tugasnya .
Aksa pun menuruti lalu memakan sarapannya tanpa peduli lagi dengan sahabatnya yang sibuk dengan laporannya dipagi hari selesai sarapan Aksa duduk samping Malvin menatap sahabatnya penuh bangga ."makasih Vin kamu sudah setia dan bersahabat denganku padahal kita selalu berantam namun kamu selalu ada di sampingku susah mau pun senang!!" bahtin Aksa yang masih setia menatap Malvin.
"jangan lihat terus tu mata entar keluar ,kamu naksir sama aku ya tampan kan tapi maaf aku ngk doyan sesama pedang masih normal ya!!" ucap Malvin tanpa menoleh dan tersenyum jahil
"apaan sih gapain aku naksir kamu aku ni normal buktinya tu ada anart cinta mati ku !!" ucap Aksa kesal karna digodain sahabatnya sekaligus asistennya.
"ya mana tahu habis kamu lihat aku kayak naksir banget gitu saking begitu tampannya aku ya!!" ucap Malvin lagi "selesai ayo berangkat ..!!" ucap Malvin langsung memasukkan laptopnya ke tas kerjanya dan berdiri menuju pintu apartemen.
"ko ditinggal sih!!" teriak Aksa kesal sama sahabatnya yang lebih dulu keluar pintu
"ni aku juga nungguin ko emangnya siapa yang kunci rumah kalau bukan aku !!" ucap Malvin cuek lalu mengunci pintu apartemen nya dan berlalu bersama sahabatnya menuju kantor .
sedangkan dirumah seorang gadis cantik yang bertingkah seperti pria sedang terburu-buru dan kamu tahu apa yang dipakainya dia lupa jika saat ini dia harus merubah penampilan menjadi feminin ,dengan stelan celana panjang dan blazer sedang dalamannya kaos yang begitu melekat ditubuhnya membuat tubuhnya terlihat sangat berbentuk jangan ditanya orang tuanya menatap seperti apa jelas mereka tertawa geli melihat kelakuan anak mereka.
"anart kamu tu mau kantor apa jalan-jalan tu stelan kantor ko kayak gitu modelnya sih ,celana kain mu mana ko pakai jeans??" tanya sang mama yang sudah duduk samping sang suami menemani sarapan.
anart langsung melihat seluruh tubuhnya dan benar aja kalau dia memakai stelan santai namun ditambah blazer jadi terlihat masih rapi"ish ma aku sudah telat ngk mungkin mau ganti lagi da ...da aku berangkat !!" pamit anart lalu berlalu menuju mobil menyetir dengan kecepatan rata-rata namun kadang laju sedangkan handphonenya dari tadi berdering terus anart sudah ngk peduli gara-gara masalah kemarin ketemu mantan membuatnya susah tidur dan telat bangun.
"ish anart mana sih di telpon ngk diangkat!!" guman sahabatnya Kya yang sudah menunggu depan pintu kantor menunggu sang sahabat."na tu dia ish telat lagi tu anak!!" ucap Kya menatap jam tangan yang menempel di lengannya .
"sorry Kya aku telat ayo cepat !!" ajak anart lalu keduanya berjalan cepat menuju lift dan menekan no sesuai lantai yang mereka tuju.
"kenapa telat ngk biasanya kamu gini ??" tanya Kya saat keduanya sudah dalam lift .
"nanti aku cerita ya jangan sekarang soalnya panjang ceritanya!!" ucap anart dan mereka pun sampai di ruangan dengan langkah cepat Kya menuju ruangannya dan anart kearah dimana posisinya selama ini bertugas saat tiba baru saja anart menarij kursi suara Malvin sudah terdengar.
"nart kamu telat ??" tumben biasanya lebih dulu nyampai!!" ucap Malvin yang baru keluar dari ruangan Aksa.
"maaf aku ketiduran semalam jadi telat deh Hem....kamu dari mana ??" tanya anart pada Malvin.
"dari ruangan bos buat laporan soalnya ada klien siang nanti oh iya kamu sudah siapkan kontrak untuk klien kita entar??" tanya Malvin masih setia berdiri depan meja anart.
"sudah kemarin tapi belum aku print bentar aku selesaikan maaf ya pak !!" ucap anart .
"ngk usah panggil pak panggil Vin aja seperti biasa kan kita hanya berdua kecuali depan umum baru formal!!" ucap Malvin lalu berlalu menuju ruangannya menyelesaikan tugas yang baru saja diberikan Aksa padanya.
"hu.....kepala ku sakit !!" guman anart memijit keningnya lalu membuka komputer mengecek laporan serta berkas yang harus diselesaikannya sedangkan Aksa yang melihat anart baru datang hanya diam menatap dari balik kaca yang memang kalau dari luar tidak terlihat namun dari dalam Aksa bebas menatap sesuka hatinya kearah sang pujaan hati
"dia kenapa ya aku harus nanyain saat pulang kerja nanti saat ini masih banyak kerjaan !!" aku penasaran banget setelah ketemu pak Niko anart jadi diam dari kemarin dan sekarang telat aku yakin dia begadang semalam!!"guman Aksa lalu memanggil OB untuk menyiapkan kopi dua gelas satu untuk anart dan satu untuknya."pak tolong buatkan kopi dua gelas satu kasih ke secretaris saya dan satu bawa keruangan saya !!" ucap Aksa dibalik interkom
"siap pak;!" ucap ob yang bertugas khusus lantai atasan.
ngk lama sang OB muncul membawa dua gelas kopi"silahkan diminum Bu!!" ucap ob menyerahkan segelas kopi .
"maaf pak saya ngk pesan kopi!!" ucap anart yang bingung mendapatkan segelas kopi.
"tadi disuruh bapak untuk berikan pada ibu segelas ,saya permisi Bu!!" ucap ob dan berlalu masuk keruangan Aksa."silahkan pak kopinya !!" ucap ob menurunkan sisa segelas kopi yang dibawanya
"makasih oh. iya punya secretaris saya sudah??" tanya Aksa sebelum sang OB berlalu.
"sudah pak!!" jawab sang OB.
"ok makasih !!" ucap Aksa lalu sang OB berlalu pergi .
"hm ......apa Aksa tahu aku bergadang kenapa dia berikan aku kopi atau karna aku telat makanya dia tahu aku ngk tidur!!" guman anart menatap segelas kopi dimejanya lalu mengambilnya dan menyicipi .
mereka pun bekerja dan menyelesaikan tugas masing-masing diruangan sedangkan Aksa yang dari tadi ingin menegur anart mengurungkan niatnya dia ingin menunggu waktu yang tepat saat santai agar anart bisa terbuka padanya menurut Aksa.