Chapter 22

2328 Kata

Marvella POV Aku duduk di samping Jouis, merawatnya dengan sabar. Ini sudah dua hari semenjak kejadian itu. Pada akhirnya aku tidak punya pilihan lain kecuali kembali ke rumah ini. Aku jatuhkan kepala aku ke atas tempat tidur, mengenggam erat tangan Jouis hingga tak sengaja membangunkannya. Dengan tangan yang lain, Jouis mengusap rambut aku, dia tersenyum tipis ketika aku mendongkakan kepala menatapnya. “Naik, tidur di sampingku.” Aku naik, berbaring di samping Jouis, memeluk lengannya manja. Menenggelamkan kepala aku ke lehernya. Jouis tak berkata apa-apa lagi setelah itu, dia bahkan tidak tahu apa yang telah keluarga aku lakukan padanya. Sekalipun Jouis tak merasakan rasa sakit, tetap saja menyakitkan melihatnya seperti ini. Aku selalu suka melihat kulit pucatnya diwarnai dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN