Salsa tidak mengindahkan Zaki, ia masuk ke dalam lift tanpa menjawab ucapan Zaki yang masih terus menatapnya. Untungnya, banyak orang yang menunggu masuk ke dalam lift sehingga Zaki tidak bisa berbuat banyak. Rasanya agak asing bagi Salsa berada di apartement, lalu ia keluar saat pintu lift terbuka menunjukkan lantai 18. Ia berjalan ke ujung lorong, apartement Fajar ada di ujung lorong menurut pesan yang dikirimkan oleh Fajar. "2188 ini dia," gumam Salsa lalu ia berdiri di depan pintu selama beberapa saat. Salsa menghenbuskan napasnya berat, hari ini sepertinya ia sudah berkali - kali menghembuskan napas berat. Ia meraih ponselnya menghubungi Fajar, "halo pak," ucap Salsa saat panggilan itu tersambung. "Iya ada apa? Kamu sudah sampai di apartement?" tanya Fajar dari balik telepon. Sal

