Pagi ini Dimas sudah bersiap menuju ke kampus. Ia memakai setelan kemeja putih dan celana dasar berwarna hitam lengkap dengan almamater Blue Eye University. Ya, hari ini Dimas akan menjalani ujian komprehensif, satu langkah lagi sebelum ia dinyatakan lulus dari universitas dan di wisuda. Segera Dimas mengambil tas berisi laptop dan seluruh bahan untuk presentasi, lalu keluar dari kamarnya untuk segera pergi menuju kampus. “Pa, Dimas berangkat.” kata Dimas seraya menyalami papa nya. “Sukses ujiannya.” Omongan papanya tidak dihiraukan oleh Dimas, karena ia merasa papanya tidak tulus mendoakan Dimas. Ia segera berjalan menuju mobil, memasukkan seluruh barangnya dan berangkat. Selama di perjalanan, Dimas masih ingat dua hari yang lalu Luna mendatangi rumahnya, dan Dimas tidak bisa menghinda

