Dimas duduk bersila di bawah pohon sambil menunggu Ben yang sedang membeli cemilan di kantin. Sambil mengisi waktunya, ia mencatat beberapa hal penting yang harus ia lakukan beberapa hari kedepan. “Udah dapet jadwal?” tanya Ben dengan beberapa makanan di tangannya. “Udah.” jawab Dimas singkat. “Kapan?” “Minggu depan.” “Cepet banget?” “Gue mau buru-buru. Gue mau fokus sama perusahaan.” Dimas merapikan catatannya dan bersiap untuk pergi. Tidak lupa Dimas mengambil beberapa jenis jajanan yang sudah dibeli oleh Ben. “Mau ikut, nggak?” tanya Dimas. Ben menggeleng. “Nah, gue kurang suka tempat itu.” Dimas hanya tersenyum lalu beranjak pergi menjauhi Ben yang masih asyik memakan cilok yang tadi ia beli. “Gue pasti dateng! Sukses, Dim!” Teriakan Ben tersebut hanya ia jawab dengan mengac

