Makin hari keluarga Varel semakin harmonis, ia menjadi suami siaga untuk bayinya, terkadang kalau tengah malam Reva menangis, ia yang bangun untuk memberikan ASI kepada anaknya itu, kebetula ASInya memang sudah disimpan di dalam kulkas untuk jaga-jaga kalau Valeria tidak bisa menyusui secara langsung. Varel ingin menebus rasa bersalahnya, karena ia tidak ada di saat-saat kesulitan Valeria yang berjuang untuk melahirkan anak mereka. Ia jadi teringat saat Dara melahirkan Gara itu nyawa yang menjadi korbannya, Dara kehilangan nyawanya, tetapi ia berhasil untuk melahirkan bayi mungil yang sekarang tumbuh menjadi anak tampan yang baik. Mungkin Valeria saat melahirkan Reva juga merasakan hak yang sama, apalagi ia berjuang seorang diri tanpa ada Verel yang memberikan support. Makanya kerap kali

