Valeria sudah kembali ke Jakarta bersama Varel dan Reva. Dan Varel memutuskan untuk mencari rumah yang lebih besar dari apartemennya karena sudah ada Reva, si bayi mungil yang membutuhkan lingkungan yang bagus. Gara benar-benar senang karena Valeria sudah pulang, apalagi dengan membawa seorang bayi, Gara benar-benar bahagia mendapati Reva sebagai adiknya, sekarang keinginannya untuk memiliki adik akhirnya terkabul. Dulu Gara hanya bisa berandai-andai, tetapi sekarang Tuhan mengabulkan doanya. Gara memperhatikan Reva yang terlelap di dalam box bayi, ingin rasanya ia menggendong adiknya itu, tetapi apa boleh buat dia masih terlalu kecil untuk menggendong bayi berumur sebula, takut jatuh katanya. Bocah empat tahun itu pun langsung menghampiri orang tuanya yang tengah duduk di depan ruang T

