Setelah pulang sekolah Gara mencari Pelangi ke kelasnya. Gadis itu sudah percaya diri bahwa Gara akan menembaknya dengan romantis di hadapan teman-temannya, ternyata cowok itu mengajak Pelangi ke taman belakang untuk membicarakan sesuatu yang dianggap penting. Pelangi menatap Gara dengan berbinar-binar, sedangkan cowok itu menatapnya dengan pandangan datar, yang seakan kehadiran Pelangi benar-benar memuakkan. "Pelangi, udah berapa kali gue bilang, jangan pernah datang ke kelas gue untuk lakuin hal yang engga penting, please, yang lo lakuin itu nggak ada apa-apanya di mata gue, kayak gue enggak bisa jatuh cinta sama lo, Pelangi. Jadi stop buang tenaga lo buat hal yang engga penting kesannya gue jahat banget sama lo tahu engga, Pelangi." Pelangi tetap tersenyum, walaupun hatinya merintih

