Setelah pulang sekolah Gara selalu menyempatkan datang ke rumah sakit untuk menjenguk Pelangi, setidaknya hal sekecil itu yang bisa ia lakukan untuk menebus kesalahannya kepada Pelangi selama ini. Senyuman yang terbit di wajah gadis itu saat melihat kedatangan Gara yang membawakannya bunga, cokelat, buah, atau apa pun itu kebehagiaan tersendiri untuk Gara. Sore ini ruangan tampak kosong, hanya ada Pelangi, sepertinya orang tuanya sudah pulang sebentar untuk mengambil pakaian atau membersihkan diri. Gara menarik kursi lalu duduk di samping Pelangi. "Gar, makasih ya udah datang." Gara mengangguk lalu mengusap lembut puncak kepala Pelangi. "Ngga usah makasih, aku cuma mau menebus kesalahanku selama ini, aku udah banyak dosa sama kamu. Maafin aku ya, Ngi. Kenapa kamu enggak pernah cerita k

