Bab 52: Aku Menemukanmu Aku tidak melakukan apa - apa kecuali mengikuti Sean dalam pencarian jejak - jejak yang diperkirakan bekas Pak Dar dan Shanie lewat. Ini sudah sangat malam, jalanan sepi dan dingin, tapi kami malah berkendara dan jarak tempuhnya lumayan jauh. Rumah - rumah penduduk sudah sepi, penghuninya pasti sudah terlelap semua. Hanya lampu jalanan yang senantiasa menemani perjalanan malam panjang kami. Aku tidak tahu kenapa harus melakukan ini, sama sekali tidak. Apakah ini hanya sekadar rasa tanggung jawabku pada anak magang barbar itu atau bagaimana, aku pun masih belum jelas. “Ini daerah pergudangan.” Reza berkomentar, dan langsung mendapat anggukan mantap dari Sean. Aku menoleh, kemudian melihat beberapa bangunan besar yang tampak gelap da

