Mencurigai

707 Kata
Seperti hari-hari biasanya, setiap pukul 06.30 Lily sudah bangun, hari ini ia ingin memasak salad sayur dan s**u hangat, sarapan yang sederhana tapi cukup bergizi. Hoaamm.. Lily merentangkan kedua tangannya ke atas, kemudian mengucek-ngucek matanya. "Pagi dunia." gumamnya sendiri. Lily turun dari ranjangnya, dan berjalan ke arah kamar mandi, ia membasuh wajahnya di wastafel dan menyikat gigi. Setelah selesai, Lily langsung menuju dapur, melihat bahan-bahan yang ia butuhkan untuk membuat salad. "Yah mayon*snya habis." gumamnya setelah membuka kulkas. "Buat nasi goreng dan telor ceplok aja deh." ucapnya kemudian mengambil bahan yang ia perlukan. Lily belum memulai kegiatannya untuk membuat sarapan, ketukan di pintu membuatnya meninggalkan aktifitasnya di dapur dan menuju asal suara. "Eh,, Bibi, kenapa Bi?" "Emm.. Ini Ly, tadi Bibi buat salad sayur kebanyakan, jadi Bibi bagi ke kamu, dan ini s**u hangatnya, biar kamu tambah semangat." ucap Fatma sambil memberikan nampan. Lily sejenak terdiam, karna Bibi sering mengetahui apa yang ingin ia makan, tetapi Lily cepat menepis rasa curiganya dan menggelengkan kepala. "Makasih ya Bi." "Iya sama-sama, ya sudah, kamu masuk sana, sarapan yang banyak." Lily tersenyum dan menyaksikan punggung wanita itu sampai turun di anak tangga terakhir. Lily duduk di kursi meja makannya dan mulai menyendok makanan di depannya itu, sambil mengunyah perlahan makanan yang ada di dalam mulutnya, Lily memutar otaknya. "Aku rasa sedikit janggal, kenapa Bibi selalu tau apa yang ingin aku makan, sebuah kebetulan atau memang selama ini orang misterius itu.. " Lily menggantungkan ucapannya dan menggelengkan kepalanya berulang kali. "Nggak mungkin lah, aku kenal sama Bibi saat awal ngekos di sini." gumamnya kemudian. Setelah selesai dengan acara sarapannya, Lily berbaring di kasur dan memainkan handphonenya. Lily mengecek akun sosial medianya, ia terus menggeser gambar yang tampil di layar, hingga sebuah foto mengalihkan pandangannya. "Pria muda yang sukses, tampan dan berkarisma, siapa dia?" gumam Lily saat melihat foto pria di layar handphonenya. "Pasti wanita sangat beruntung jika menjadi pendamping hidupnya." imbuhnya kembali. Lily cukup lama memainkan benda pipihnya itu, kemudian ia melirik jam di dinding. "Ah,, my god, cepet banget waktu berputar." rutuknya sambil mengambil handuk dan masuk kedalam kamar mandi. ******** Sedangkan di tempat lain. Sosok pria berbadan tinggi dan berparas tampan duduk di depan komputer, menampilkan seseorang yang tengah sibuk dengan aktifitasnya. "pagi Baby." "Kau cukup menggemaskan sayang, makanlah yang banyak." gumam pria itu sambil tersenyum. "Apa kau ingin menjadi wanita pria tampan itu?" tanyanya pada vidio yang ada di dalam komputernya. "Kau pasti akan terkejut siapa penggemar misterius mu ini, dan sebelum wanita lain berada di posisi itu, kau yang terlebih dulu menduduki posisi itu sayang." Layar komputer itu menampilkan vidio yang mengespos tubuh telanj*ng wanita di dalam kamar mandi, terlihat wanita itu sedang menggosokkan sabun cair di tubuhnya sambil bernyanyi. Pria itu tersenyum sambil menompang wajahnya dengan telapak tangan. "Tubuh mu sangat menggoda sayang, rasanya aku tidak tahan, dan ingin memeluk mu seperti kemarin." Ya, vidio wanita yang ada di dalam komputer itu adalah Lily, pria yang tengah asik menikmati aktifitas yang di lakukan Lily itu memasang kamera di setiap sudut ruangan Lily, hingga memasang alat penyadap di setiap ruangan di sana. Tudak ada lagi hal privasi yang di berikan pria itu kepada Lily, karna di kamar mandi pun ia memasang kamera pengawas. Sudah terlalu sering ia melihat tubuh mungil Lily yang tidak menggunakan apa pun. Saat Lily tengah berada di tempat kerja atau di jalan, pria itu pun dapat mengetahuinya, karna ia juga memasang kamera pengawas di tempat kerja Lily tanpa ada yang mengetahui dan meretas semua cctv yang ada di jalan. Gil* bukan? Hacker yang cukup profesional, dan merupakan pria yang aneh, mengagumi dan terobsesi menjadikannya terlalu berlebihan sehingga bisa di katakan penguntit. Bersambung.. ___iklan__ Author: serem ya karakter prianya. ? Netizen: eh thor? lu yang bener aja napa, kan elu yang nulis? Author: et dah?marah-marah mulu lo markonah. Netizen: gemana gue nggak marah,? gue kan penasaran ni siapa sih pria misterius itu. Author: sabar nape?entarkan dia muncul. Netizen: kelamaan tau nggak, ? Author: ya biar elu makin penasaran, siapa si etin itu?makanya tinggalin jejak dong, like, komen dan banyakin love? Netizen: ngarep mulu lo thor. ? Author: ???kan biar jadi terkenal, awas aja kalo udah baca nggak ninggalin jejak? Netizen: mang outhor suplak? baru ini gue nemu kang nulis gini??
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN