Amira jam lima subuh sudah bangun, membikin minuman buat kedua orang tuanya dan kopi buat Arbian. Setelah itu dia santai sejenak sendiri di dapur. "Neng, jalan yuk!" Amira yang sedang minum langsung menoleh pada Arbian. "Jalan? Subuh begini?" Tanya Amira setelah air dalam mulutnya dia telan. Waktu baru menunjukkan jam setengah enam subuh, Arbian malah mengajak jalan. "Iya," jawab Arbian sambil mengangguk. "Aa tahu sekarang jam berapa?" Arbian melihat jam di dinding, Ah.. Dia baru sadar setelah melihat sekarang jam berapa. "Aa ngelindur kah? Atau Aa sedang tidur berjalan?" Amira mengibaskan tangannya di depan wajah Arbian. Saking tidak sabarnya mengajak Amira jalan sampai Arbian mengajak Amira jalan tanpa lihat jam. Arbian memegang pergelangan tangan Amira yang terus mengib

