Hari ini pekerjaan ku sangat sibuk bahkan jam makan siang pun aku tetap di ruangan ku untuk menyelesaikan semua tugas ku aku harus membayar kesalahan ku kemarin aku tidak mau kredibilitas yang sudah aku bangun selama ini menjadi buruk hanya gara_gara masalah pribadi ku aku tetap fokus pada layar komputer ku sampai_ sampai hanphone ku bedering pun aku abaikan.... Waktu menunjukan pukul 17:00 pekerjaan ku pun selesai tepat waktu jadi hari ini aku tidak perlu lembur lagi setelah kemarin aku lembur... Aku mematika PC komputer ku dan beralih ke hanphone yang dari tadi belum aku buka ternyata ada 3 x panggilan tak terjawab dari ibu
Baru mau ku telpon balik ibu pun sudah menelpon duluan halo nduk asalamualaikum
.. suara ibu terdengar sedikit khawatir
WA alaikum salam buk maaf baru bisa angkat telpon ibu aku tadi sibuk banget..."
mbok ya jangan terlalu sibuk nduk nanti kamu sakit" Iya buk
Ada apa ibuk telpon seperti ada hal penting yang ingin ibu katakan sama Laura
Iya kak ibuk cuma mau bilang kalau acara perkenalan kamu dengan nak abimanyu akan di laksanakan minggu depan
Bgaimna nak apa kamu bisa pulang minggu depan... "
Kenpa terburu buru sekali sih buk memang tidak bisa kalau bulan depan saja"ucap ku sedikit kesal
Keluarga nak abimanyu ingin mempercepat kata nya lebih cepat lebih baik"
Aku menghela nafas panjang".. Ya udah bu nati aku usahakan bisa pulang minggu depan. '
Ya sudah ya bu taxi online ku sudah datang aku mau pulang dulu.. "Asalamualaikum
.......
Rasa lelah karna karna pekerjaan yang sangat menumpuk hari ini membuat ku ingin segera
Membaringkan badan ku di atas kasur ku pejamkan kan mata ku sejenak ingin ku lupakan suatu
Masalah hidup ku dan ingin aku terbang ke dalam mimpi yang indah.. "
Sesaat kemudian aku terbangun karna suara handphone yang bedering Kirana ponsel ku sambil menggerutu
"Siapa yang telpon malam_malam begini kulihat layar ponsel ku dan kulihat nama Adrian disana
Hah Adrian aku masih tidak percaya ku bangun dan ku usap mata ku dan kupastikan itu memang Adrian
Ku usap layar ponsel ku dan ku angkat telpon dari Adrian
" Halo Laura gue ganggu nggak'.. Tanya Adrian seperti tidak enak mengganggu ku tentu saja tidak ku jawab dalam
Hati malah aku senang sekali"nggak lah kan santai aja ada apa nih tumben malem_ malem telpon
Jawab ku seakan aku biasa saja"... Emmh gue lagi ada di depan kosan loe nih".. What sontak aku kaget dan langsung ku intip dari jendela kamar ku dan ternyata Adrian memang ada di depan kosan ku... "Ok guwe turun sekarang, '
Ku matikan telpon dan langsung ganti baju bergegas untuk turun sambil penasaran
Ada apa sebenar nya sama Adrian kenapa dia ke sini malam_ malam begini
Adrian senyum kepada ku dengan senyuman khas nya dia yang bikin jantungku berdebar tidak karuan
Hai ian kenapa loe nggk apa_apa kan'.. Tanya ku sedikit khawatir
Nggak apa_ apa gue lagi suntuk aja besok kan wikeend boleh dong aku ajak loe jalan sekarang
Mau jalan kemana"tanya ku penasaran... Ya kemana aja"
Eeemmh aku sok sok mikir padahal aku senenang banget bisa jalan bareng sama Adrian
. Adrian membuka kan pintu mobil adanya aku pun masuk mobil dengan hati yang berbunga bunga
Akhir nya kita pun pergi dan tak tentu arah dan tujuan.. Menyusuri indah nya malam ibu kota jalan yang lenggang
Dan tidak begitu rame oleh aktifitas warga membuat kami leluasa mengendarai
Kita berdmuua larut dalam canda dan tawa sejenak aku berfikir apakah boleh aku seperti ini
Tuhan aku ingin seperti ini terus bersama dia
Setelah kami berputar putar tak tentu arah akhirnya kita berhenti di sebuah taman yang agak sepi
Hanya ada tukang nasi goreng dan beberapa pelanggan saja memang karna ini sudah larut malam juga
Jadi tempat nya sepi hanya ada beberapa orang saja pasangan muda mudi yang sedang pacaran mungkin
Nasi goreng dia ya pak"pinta Adrian kepada tukang nasi goreng
Dan aku duduk di kursi pelastik yang sudah di sediakan tukang nasi goreng
Di susul dengan Adrian yang duduk di samping ku sambil memberikan ku segelas teh hangat
... Thanks ucap ku"Adrian hanya tersenyum tipis,. "By the way diana gimana, aku membuka obrolan dengan menanyakan
Soal diana nanti dia marah nggak kita jalan kya gini dia hanya senyum dan mengucapkan kata" No"seolah dia tidak mau
Membahs diana sekarang".. Aku pun diam dan tidak berani bertanya lagi soal diana
Tidak lama kemudian nasi goreng kami pun datang dan kita menikmati nasi goreng sambil
Ngobrol ngalor ngidul.., ku lihat jam di tangan ku menunjukan pukul 1:30 sudah pagi"kata ku
Ayok kita pulang "Adrian menghela nafas panjang" Waktu berjalan begitu cepat. "
Ucap nya sambil berdiri hendak membayar 2 porsi nasi goreng
Aku berfikir sejenak tentang kata_kata Adrian barusan apakah dia tidak ingin waktu
Berlalu begitu saja
..........
Thanks sudah nemenin aku malam ini sory udah ganggu waktu loe"aku tersenyum
Its ok gw juga seneng ko nemenin loe".. Jawab ku sambil buka pintu mobil dan keluar dari mobil
Aku membatingkan tubuh ku di atas kasur ku pandangi langit _ langit kamar ku"aku masih berfikir
Dan penasaran sama perasaan Adrian kepada ku" Dia selama ini memang baik kepada ku
Dan memperlakukan ku berbeda dengan teman_teman kantor yang lain
Dan itu membuat ku berharap banyak kepada nya.. Tapi harapan ku sirna ketika dia sudah tunangan
Dengan diana
........
Hari ini aku besiap_siap untuk pulang ke Jogja buat acara perkenalan ku dengan laki_laki pilihan ibu
Aku sudah minta cuti kantor selama 4 hari kepada pak Gunawan aku beralasan ingin menjenguk ibu ku di kampung
Aku sengaja tidak memberi tahu siapa pun tentang perjodohan ku ini
Bahkan sama selyy pun aku nggak pernah ngomong
Kulihat jam di tangan ku menunjukan pukul 8:00 pagi,, tidak lama kemudian taxi online yang aku pesan pun sudah datang
Aku mengambil tas dan bergegas keluar dari kamar... Kusapa bapk taxi online yang sudah langganan tdan terbiasa mengantarkan ku pergi
Pagi pak Slamet"nama supir taxi online...
Pagi neng" Begitu dia selalu memanggil ku.. "Hari ini tidak ke kantor" Tanya pak selamet
Tidak oak hari ini saya mau pulang ke Jogja pak'oh ya ya... Beliau mantuk sambil menyalakan mesin mobil
Kami pun berangkat pak Slamet yang sedang fokus berkendara di jalanan yang ramai karna masih jam sibuk jadi jalan agak macet
Aku pun memandangi keluar jendela mobil entah apa yang aku lihat pikiran ku melayang"apakah aku bisa
Mencintai lelaki yang sama sekali belum aku kenal.. apa aku menjalani semua ini Tuhan
........
Aku berdiri di peron stasiun menunggu kedatangan kereta yang akan ku tumpangi
Tidak lama aku menunggu kereta pun tiba ku langkahkan kaki ku menaiki kereta aku duduk di dekat jendela
Sambil memandangi pemandangan dalam perjalanan
Kereta melaju dengan cepat perjalanan panjang pun di mulai butuh waktu 8jam untuk aku tiba di Jogja karya
Ku buka ponsel ku dan aku masuk ke akun intagram ku sudah lama aku tidak buka akun i********: ku
Ku scrol acil postingan orang dan ku lihat postingan Diana ternyata
Diana dan Adrian sudah melakukan foto frewedding mereka terlihat sangat serasi
Dengan balutan baju pengantin terlihat Diana sangat cantik memakai gaun pengantin warna putih
Bernuansa moderen, di pasukan dengan makeup natural yang membuat nya terlihat begitu cantik..
Diana brmerfise sedang berpelukan dan bertatapan dengan Adrian yang memakai stelan jas hitam dan kemeja putih sedang tersenyum dan memandang diana dengan penuh cinta.... Mereka telihat sangat bahagia diana memosting beberapa
Foto dengan captin. "Semoga lancar sampai hari H di lengkapi dengan emoji hati
Membuat ku sangat iri kepada diana mereka bedua memang sangat serasi tidak mungkin terpisahkan
Kubtutup kembali ponsel ku dan ku masukan kedalam tas aku tidak mau berlarut dalam kegalauan ku karna melihat
Foto mereka berdua akhir nya aku memejamkan mata ku supaya perjalanan lebih cepat berlalu
Hari sudah mulai gelap dan aku pun sudah sampai di stasiun tugu jogjakarta
Aku bergegas turun dari kereta dan ku langkahkan kaki ku keluar stasiun
Kulihat seorang wanita paruh baya berusia sekitar 50 tahun mengenakan gamis berwarna coklat tua
Di pasukan dengan hijab yang serasi dengan warna baju... Melambai ke arahku
Aku pun tersenyum dan menghampiri ibu ku ku cium tangan nya dan ku peluk erat tubuh nya
Ibu ku menjemput ku bersama pak lek suroto adi ibu yang ke 2
Pak lek"sapa ku sambil ku cium tangan nya iya nduk '...
Kami pun bergegas masuk mobil dan pulang ke rumah kebetulan rumah ku cukup dekat dengan stasiun
Sekitar 15 menitan dari stasiun jadi tidak memerlukan waktu lama kita pun sudah sampai
Dirumah bernuansa Jawa klasik berdinding kan kayu jati dan begitu asri karna di kelingi pohon buah dan juga tanaman
Bunga yang di tanam ibu
Ku buka pintu kamar ku masih sama seperti dulu aku tinggal pergi ruangan pafirit ku di rumah ibu
N ketika aku pulang kerumah aku bisa menghabiskan waktu ku seharian di dalam kamar ini
Aku berbaring dan langsung tidur karna kecapian acara perjodohan nya akan di lakukan besok lusa jadi
Besok aku masih punya waktu buat leyeh leyeh di rumah
Pagi hari di rumah ibu ku sangat lah nyaman ku buka jendela agar udara segar bisa masuk kedalam kamar
Ku lihat mbok tinggal sedang menyapu halaman karna semalam aku pulang agak malam jadi aku belum sempat bertemu dengan mbok tun"..... Mbok tun adalah pembantu kami sejak dulu beliau ikut ibu dari semenjak aku kecil sampai sekarang beliau juga yang nemenin ibu setiap hari"... Pagi mbok tun" Mbok tun pun menoleh dan langsung mengampiri ku pagi nduk,masya allah kamu itu semakin cantik aja"... Mbok tun meletakan sapu lidi nya dan bergegas masuk ke kamar ku dia memeluk ku dengan sangat lembut
Mbok tun memang sudah menganggap ku seperti anak nya sendiri... "Ayok sarapan si mbok sudah masak makanan kesukaan kamu" Ajak mbok tun sambil menggandeng ku ke meja makan'.. Oh ya jawab ku sempel.. " Ku buka tutup tudung saji sudah
Tersedia berbagai macam lauk"ki simbok masak sayur gudeg sama sayur cecek kesukaan kamu ayok di makan perintah
Mboktun.... Akun menikmati makan yang di masak mbok tun sangat nikmat sekali sudah lama aktidak menikmati makanan seperti ini,,, mbok ibu kemana tanya ku kepada mbok tun
Ibu sedang ke rumah nya pak rt dia mau laporan kalau besok dia mau ke dagangan tamu"..
Jawab mbok tun"selagi ini mbok emang nggak bisa nanti apa sahut ku
Ya kamu ngeri sendiri ibu mu itu seperti apa kalau dia lagi seneng mau tengah malam pun dia lakoni
Jawab mbok tun sambil tertawa ringan"aku pun ikut tertawa mendengar mbok tun