Tak terasa bell pulang berbunyi membuat semua siswa-siswi sontak bersorak gembira mendengar suara tersebut, kedua gadis tersebut kini merapihkan buku pelajaran yang telah selesai. "Lif," panggil Hani membuat Alifa hanya berdehem saja untuk menjawabnya, Hani hanya terdiam saja sontak Alifa menoleh dengan sorot mata yang heran. "Kenapa?" tanya Alifa. "Eum... Lif kalau misalkan Eron tahu soal kejadian yang Jeselyn ganggu lu gimana? Gue si enggak masalah, cuman lu tahukan mereka yang ngawasin lu bohong pas di tanya terlebih Tian, Aldy, Kiky," jelas Hani Gadis tersebut sontak terdiam sebelum akhirnya menutup tasnya lalu beranjak berdiri membuat Hani jelas mengikuti. "Entar gue yang ngomong sama dia," cetus Alifa dengan santainya. "Kalau Eron enggak terima dibohongin sama mereka semua gimana?

