Kedua insan tersebut kini telah duduk dengan santai sambil menikmati es krim yang telah ia beli, laki-laki tersebut terdiam sejenak memperhatikan Alifa yang sedang menikmati es krimnya dengan nikmat. "Enak ya?" tanya Eron dengan lembut. Gadis tersebut menghentikan sejenak aktifitas memakan es krimnya lalu menatap lekat ke arah Eron lalu berkata, "Ya enak, kalau enggak enak ngapain gue antri lama-lama buat es krim ini doang." Eron tersenyum tipis lalu bertanya, "Emang sebelum itu kamu pernah nyobain? Sama siapa?" Dengan sorot mata yang seolah curiga menatap ke arah kekasihnya, Alifa sontak mengernyitkan dahinya lalu mencetus, "Kenapa? Kepo yaa." Raut wajah gadis tersebut jelas meledek dengan senyum smirk di bibirnya. Laki-laki tersebut sontak merubah raut wajahnya menjadi cemberut yang m

