SKA 36

3047 Kata

Eron kini berada di UKS dan Alifa menemaninya walau dengan raut wajah datar yang jengah ke arah laki-laki tersebut, berulang kali Eron meringis dan gadis tersebut masih bersedikap menyender di kursi yang ia duduki. "Ribut aja suka, giliran diobatin ngeringis kesakitan," sindir Alifa yang lalu mengambil alih kapas dan obat merah dari tangan laki-laki tersebut. "Ngapain nglihatin? Mau gue tambahin lukanya?" tanya Alifa dengan ketus ketika Eron terus menerus menatapnya tanpa henti. "Kamu cantik banget si kalau dilihat dari dekat," kata Eron yang membuat Alifa sempat terdiam sejenak, jantungnya jelas berdegup terlebih kedua mata mereka saling menatap Namun, gadis tersebut kini memutuskan pandangan tersebut sambil sedikit menekan luka yang ia obati. "Awksh, sakit Lif," kata Eron sambil mering

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN