Alifa masih berada di kelasnya walau kini bell istirahat sudah berbunyi sejak 5 menit yang lalu, Hani terdiam memperhatikan sahabatnya yang masih bengong entah memikirkan apa. "Lif," panggil Hani namun gadis tersebut masih menatap dengan sorot mata kosong melihat ke arah pintu ruang kelasnya. "Alifa!" seru Hani yang membuat gadis tersebut kini terkejut dan reflek menoleh ke arah sahabatnya. "Kenapa Han?" tanya Alifa dengan raut wajah yang sedikit terkejut, Hani yang mendengar jelas memutar bola matanya dengan jengah. "Lu nglihatin apa si? Bengongin apa?" tanya Hani bertubi-tubi dengan nada sedikit heran. Alifa jelas mencetus, "Enggak lihatin siapa-siapa." "Lu daritadi ngelihatin pintu mulu ya Lif, udahlah ayuk kita ke kantin. Laper ini gue," cetus Hani yang kini beranjak berdiri membuat

