Keadaan kantin ramai seperti biasa, para murid mulai melangkah ke kedai atau meja kosong yang berada dikantin tersebut. Suara hiruk pikuk candaan dari mereka santer di telinga, namun laki-laki tersebut seolah merasakan kehampaan dan kesepian ditengah keramaian. Eron berjalan bersama ketiga sahabatnya dengan tatapan kosong yang membuat ketiga sahabatnya memandang heran. "Lah, lah, Ron!" seru Tian. "Eron!" panggil Aldy, laki-laki tersebut menghentikan langkahnya dengan raut wajah bingungnya lalu bertanya, "Kenapa?" Tian menatap bingung sebelum akhirnya bertanya, "Lu mau kemana? Ini meja kita." Eron terdiam sejenak hingga akhirnya melangkahkan kakinya kembali ke arah meja yang sudah di tempati sahabatnya. Kiky bertanya, "Lu kenapa Ron? Ada masalah apa?" Dengan raut wajah penasaran, begitu

