Sampai detik ini perasaan ini masih sama *** "Eren!" panggilnya. "Gue akan kasih tahu kejadian yang sebenarnya." "Kalau lo pengen tahu alasan kenapa temen lo kena kroyok waktu itu, temui gue nanti malam, di tempat kejadian waktu itu," ujar Exel kemudian menarik tangan Sharen pergi dari tempat itu. "Ex-xel... tapi Eren?" Exel terus menarik tangannya tanpa mempedulikan Eren yang masih mematung disana. Sama-samar Sharen menatap dari kejauhan. Semburan kemaran yang terlihat dari kedua mata Eren terkait masalah ini. *** "Masuk!" bentaknya Sharen langsung masuk ke dalam mobil tanpa berucap apa-apa sementara Exel langsung beralih ke kemudi sebelah. Pintu mobil tertutup. "Kenapa kamu nggak beritahu aku, kalau kamu diganggu Eren?" Tanya Exel sedikit marah. "I-itu... aku pikir itu

