Malam itu begitu sangat dingin, sampai tulang rusuk ini menyatu dalam kedinginan. Semoga hari esok akan lebih baik. "Sha... besok kamu udah dibolehin pulang, jadi sekarang kamu istirahat ya!" ujar Exel yang terdudul di samping ranjangnya Sharen yang sejak tadi masih menutup dirinya dengan selimut dengan kedua Mata masih terjaga. Saat exel akan beranjak pergi, suara Sharen menyambut dengan lirih. "Exel!" Sontak saja Exel langsung menoleh ke arahnya. Ia melihat Sharen mulai duduk bersandar di ranjangnya. "Apa ada seseorang yang pernah ke sini mencariku?" tanyanya berharap. "Seorang laki-laki, dia kakak aku. " "Enggak ada, " jawabnya bohong. "Oh begitu ya." Sharen terlihat kecewa , mungkin berharap Radith akan datang menemuinya hanyalah harapan semu. Radith tak pernah peduli pa

