Misteri Hantu Pohon Beringin 1

1716 Kata

Aq tunggu dibwh Kk Satya menghela napas setelah membaca sebuah pesan singkat dari adiknya yang menunggu di tempat parkir. Adiknya itu memang keras kepala. Padahal Satya sudah bilang dia akan pulang agak sore karena masih harus mengikuti bimbingan olimpiade matematika yang akan dilaksanakan bulan depan. Pemuda berambut cepak agak ikal yang selalu berantakan itu menyusuri lorong sekolah yang agak gelap sebab mentari sudah mulai terbenam. Entah kenapa koridor sekolah selalu tampak mencekam pada jam-jam seperti ini. Satya melirik halaman belakang sekolah di mana sebuah pohon beringin besar berusia puluhan tahun berdiri dengan kokoh. Ada banyak desas-desus bahwa pohon itu berhantu. Latar belakang langit yang merah bagai darah membuat pohon besar itu tampak semakin mengerikan. Satya berusah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN