Misteri Hantu Pohon Beringin 2

1430 Kata

            Satya berdiri di depan sebuah pintu bercat pink dengan sebuah gantungan kayu berhiaskan tulisan Kamar Cewek. Matanya was-was berharap pintu itu segera terbuka. Setelah beberapa menit yang serasa seperti puluhan tahun pintu itu tak juga terbuka. Meskipun Satya menggedornya berkali-kali.             Satya memutar engsel pintu yang ternyata tidak dikunci. Dia mengawasi adiknya yang masih bersembunyi di balik selimut dengan piyama. Tatapan Maya tampak kosong. Satya menghela napas lalu menghampiri Maya. Dia duduk di tepi ranjang gadis yang hanya berselisih umur satu tahun dengannya itu. “Kamu kenapa? Ayo sekolah,” kata Satya lembut. Maya menggeleng pelan. Pandangan mata gadis itu tetap hampa. Dia tak berniat menatap kakaknya, hanya memperhatikan lantai. “Akut tidak mau, aku tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN