Argus membawa Minerva ke tempat yang dimintanya untuk bicara. Tempat itu adalah hotel mewah bintang 5. Tempat yang dulu sering kali mereka datangi untuk menjadi pilihan fasilitas peristirahatan saat berlibur. Setibanya di sana Argus tak sampai pikir mereka akan menyewa kamar. Argus pikir Minerva memilih tempat itu karena ingin bicara dengan suasana tenang, terjaga privasi. Bila tujuan lain yang Minerva incar membawanya ke sini dan bukan untuk bicara, jelas Argus tidak akan menuruti keinginannya sampai ke tempat ini. “Kenapa? Kau tidak mau?” Tantang Minerva. Mereka masih berdiri di lobi, pagi itu hotel masih terbilang sepi tentunya. Maka itu Minerva bersikap cuek tak perduli pandangan orang lain. Padahal kalau hal ini sampai terdengar lagi oleh keluarga besarnya setelah di rumah sakit kem

