Alastor menyadari tidak bisa melihat July dengan cara yang sama lagi. Kini sesuatu terasa berbeda setiap kali Alastor memandang wajah July. Dalam setiap perbuatan yang July lakukan di tangkapan matanya tampak menarik membuat perhatian Alastor tersita. Tak lepas menatap July, tak pernah jenuh. Dan itu alasan mengapa July sering menangkap basah Alastor melamun, tatapan kosong saat bersama. Karena pikiran Alastor dikuasai membayangkan hal lain, hingga bertingkah tampak bodoh di depan July. Seperti pagi ini. Alastor hampir membakar dapur July karena membiarkan roti di wajan hangus hingga mengepul asap. Konsentrasi Alastor buyar mendapati July yang baru keluar kamar tidurnya mengenakan piyama yang terlalu s*****l. Tapi tidak, sebenarnya Alastor salah paham. Yang July kenakan itu bukan piyama

