15. Is This A Happy Ending?

2989 Kata

"Raysa?" Raysa yang sedang duduk sambil menunduk segera mendongakkan kepalanya begitu sadar ada yang memanggilnya. "Evan?!" Raysa memekik senang, ia berdiri. Memeluk Evan secara erat dan tiba-tiba. Sampai membuat tubuh Evan terhuyung satu langkah kebelakang karena terkejut oleh pelukan Raysa. Evan tersenyum, lantas balas memeluk Raysa lebih erat lagi. Evan meletakkan dagunya dirambut Raysa dan lantas menciumnya. Evan benar-benar merindukan Raysa saat ini. "Gimana keadaan Sena dan Sean?" Tanya Evan kemudian. Raysa melepaskan pelukannya, menoleh ke kanan ke ruangan operasi. Lampu yang berada di dekat pintu ruang operasi berwarna merah, tanda kalau operasi masih berjalan. "Mereka.." Raysa menunduk dalam, menyembunyikan kesedihannya. "Sean di opname diruangan yang lain, dan di ruang oper

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN