13. Memories

1991 Kata

Evan berdiri menghadap jendela kaca besar yang berada dikamar hotelnya. Coba saja disini ada Raysa, dia pasti akan senang melihat pemandangan malam kota Amsterdam, Belanda. Evan memutuskan duduk dimeja kerjanya, memutuskan membuka email dari Robert, pengacaranya. Robert mengabarkan bahwa sidang perceraiannya dilanjutkan ke sidang ke dua, Robert meminta diadakannya mediasi antara pihak Evan dan Raysa secara langsung dipersidangan. To Robert: Thanks atas semua usahamu disidang kali ini, Rob. Kau yang paling bisa aku andalkan. Tolong pantau terus taktik dari Raysa dan pengacaranya itu. Aku tidak akan menceraikan istriku. Saat Evan ingin menutup emailnya, terdapat satu pesan masuk ke emailnya. (Satu email Belum Dibaca) Abella Evan mengernyit heran, lalu membuka email tersebut, Abella:

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN