Darian begitu kaget karena suara Jamil yang tiba-tiba saja nongol. Ia sesaat sempat tertegun dan hanya menatap sahabat sekaligus manajernya tersebut tanpa berbuat apa-apa. "Don! Kau nampak kebingungan, apa yang terjadi?" tanya Jamil yang melihat pria itu mengusap bening yang sempat menetes di matanya. [Ah, tidak. Aku hanya kelilipan saja] Darian menulis sambil segera membersihkan sisa-sisa kegalauan di matanya. Ia tak ingin Jamil sampa tahu soal Scarlette dan hubungan diam-diamnya dengan sang penulis. "Jangan bohong! Don, kau menangis! Kau tidak bisa menipuku. Coba lihat! Apa yang sedang kau lakukan dengan handphoneku?" tanya Jamil yang langsung meraih benda itu dari tangan Darian. Jamil segera memeriksa dengan saksama apa yang menjadi miliknya tersebut. Ada sebuah puisi yang Dari

