Manggala telat ke sekolah. Tidak, remaja laki-laki itu sama sekali tidak panik, malah dengan santainya menyemil sandwich isi yang dibeli Auriga di minimarket lantai bawah tadi untuk sarapan mereka, sedangkan pria yang menjadi Kakak kembarannya itu sudah lebih dulu berangkat ke sekolah. Bisa dibilang ini semua kesalahan Auriga yang hanya membangunkannya satu kali itu pun hanya mencuil-cuilnya gemas, jelas saja hal itu tidak cukup untuk manusia yang mendedikasikan hidupnya untuk rebahan. Ketika Auriga sudah hendak berangat, Manggala baru membuka kelopak matanya dan duduk di pinggiran kasur sambil mengumpulkan nyawanya yang malam tadi entah gentayang kemana. Sialnya, itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Dan, akhirnya Gala memutuskan untuk tidak masuk ke sekolah hari ini. Selain tidak in

