35. Sekolah Gempar

1813 Kata

“Queen, pamit dulu ya, Yah,” ucap gadis itu ketika sang Ayah telah mengantarkannya sampai di depan gerbang sekolah. “Udah dikasih uang jajan sama Mamak?” tanya Tano pada putrinya. “Udah,” angguk Queen. “Nih, Bapak tambahin.” Ayah mengambil sesuatu dari saku bajunya, selembar uang bewarna biru membuat bola Queen langsung bersinar terang. “Tapi, jangan kasih tahu Mamak,” pesan pria paruh baya itu. Queen mengangguk sambil tersenyum manis, tentu saja ia akan tutup mulut masalah ini para Mamaknya. Bukan hanya samb Ayah yang akan kena omel, bisa-bisa Queen pun ikut terkena imbasnya karena mendapat uang jajan terlalu banyak.  Sari takut jika Queen terlalu banyak memegang uang, gadis itu akan lebih suka berada di luar daripada di rumah. “Semangat kerjanya, Yah!” seru Queen sambil melambai-la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN