36. Tertolak

1810 Kata

“Gal, ke Mall, yuk?” ajak Shiren pada lelaki yang ada di sampingnya. “Pengen beli tas sama sepatu baru yang ini udah enggak trend lagi.” “Gal?” panggil Shiren lagi ketika pria glowing itu hanya bengong. “Galaaaa!” panggil Shiren lagi sedikit keras membuar pria itu tersentak. “Hah?” Gala menyengir ketika melihat Shiren cemberut ke arahnya. “Lo bilang apa tadi?” “Lo lagi ada banyak kerjaan di kantor?” tanya Shiren membuat Gala yang mendengar itu langsung tersenyum dengan lebar. Andai sahabatnya itu tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Gala, mungkin Shiren akan beteriak histeris. Namun, Manggala tak ingin memberi tahunya sekarang, karena belum tentu ia akan diterima. “Enggak kok, nyokap udah pulang jadi kerjaan kantor sementara Bunda yang pegang, gue disuruh libur dulu,” cerita Gala ket

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN