“Kayaknya kumis Om Tano makin panjang, deh,” gumam Manggala ketika mengintip dari jendala yang terbuka sedikit, melihat ke arah Auriga yang mengantarkan Queen sampai di depan rumanya dan disambut kepala keluarga. “Om Tano? Siapa?” tanya Gibran yang duduk di sebelah Gala yang saag ini sedang menjadi sopir. “Ayahnya si Queen, calon mertua Auriga,” ujar Gala terkekeh, i pun menoleh ke arah Gibran yang juga ikut melihat ke arah sana. “Lo tahu enggak? Gue dulu pernah nembak Queen, eh ditolak karena Auriga udah dulu nembak Queen. Sialnya mereka saling suka,” curhat Manggala membuat Gibran yang mendengarnya mengerutkan dahi. “Lo enggak cemburu atau marah?” tanya Gibran heran, biasanya akan terjadi konflik atau perang besar jika menyangkut orang yang disayangi. “Biasanya orang ngalakuin apa a

