Jangan Cemburu

2146 Kata

DORR! DORRR! “Gal, bangun. Udah siang!” DORR! DORR! DORR! “GAL, LO MASIH HIDUPKAN?”  Gibran kembali menggedor-gedor pintu berwarna putih itu dengan sekuat tenagax ada tulisan ‘GALA AREA’ di dinding pintunya. Ia tidak peduli, terpenting sekarang adalah bagaimana cara membangunkan remaja yang ada di dalam kamar ini.  Ia tadi bangun cukup pagi dan berencana untuk membantu Kanaya membuat sarapan. Hitung-hitung, sebagai bentuk terima kasih karena telah diizinkan menginap disini. Tapi, Kanaya bangun lebih pagi, ada Auriga juga yang membantu disana. Saat ia mengatakan niatnya, Kanaya malah memintanya untuk membangunkan Gala. Ia pun mengangguk dan agak bingung saat melihat Kanaya dan Auriga terkekeh ketika ia pergi.  Gibran pikir membangunkan Gala adalah hal yang mudah karena ia hanya perlu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN