Hari sudah cukup pagi, Linda membangunkan Allexin untuk sarapan tapi remaja itu sudah tidak ada. Jika bukan musim dingin Linda tau kemana Allexin pergi, tapi sekarang ia benar-benar tidak tau kemana Allexin pergi di pagi hari begini? Ponsel Linda raih untuk menghubungi Allexin, tapi ponsel Allexin justru berbunyi di kamar yang ternyata sedang di isi daya. Linda duduk dan menunggu sampai Allexin pulang baru mereka menikmati makanan bersama. Pintu terbuka, Linda langsung berdirimengira jika itu adalah Allexin, tapi ketika yang mucul adalah Mia, Linda langsung berlari cepat berhambur ke pelukan sahabatnya itu. “Mia! Aku sangat merindukanmu!” ujar Linda. Mia tertawa membalas pelukan Linda, “Aku juga sangat merindukanmu.” Jawab Mia. Linda tersenyum lebar, tadinya Linda pikir Mia datang sen

