Hasrat Dua Sejoli

904 Kata

Aku menghisap lidah Bang Putra dengan lembut. Aku begitu menikmatinya meskipun disisi lain aku merasa bersalah dan takut. Deg-degan yang terasa sangat kuat pada jantungku disertai dengan rasa geli dan nikmat di p****g payudaraku yang sedang dimainkan oleh Bang Putra. Bang Putra melepaskan ciumannya dari bibirku dan mulai menjilati leher dan telingaku sambil tangannya semakin ganas dan cepat memainkan putingku “Mmmmmhhh… Banggg… Banggg… Ahhh…. Ahhhh…. Ge..Gelii sayang Ahhh…”. Bang Putra menjawab “Lu suka enggak? Suka yaa? Kita lakuin lebih dari ini Bell”. Aku menjawab “A…Akuuu Ahhh…. Ahhh… Cu…Cuma takut ke..ketauan Kak Olivia Ba…ngg… Ahhh…. Ahhh….”. Bang Putra menyingkap bajuku dan sekarang kedua payudaraku yang basah tertampang jelas di hadapan Bang Putra. Bang Putra terdiam memperhatikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN