Saat itu ketika mereka sudah menyiapkan makanan bersama-sama dengan menciptakan sebuah suasana hangat karena sikap jahil mereka yang begitu bisa membuat tawa langsung saja menyantap makanan yang telah mereka siapkan berdua.
" Apa kau bilang ini makanan yang kembali enak yang pernah aku cicipi Frins, dari mana kau mendapatkan resep yang luar biasa enak ini Frins? kau bisa mengajari aku atau ibu mengenai masakan mu ini kan Frins? aku sepertinya akan kembali suka dan ingin kembali mencicipi makanan seperti ini lain hari,"ujar Komi.
" Terima kasih jika kau suka Komi, tapi kau harus ingat jika sebenarnya ibu lebih pandai memasak daripada aku hanya saja dia tidak tahu mengenai resep ini. Ingat saat tadi kita memasak resep yang pernah aku hidangkan pada mu beberapa hari lalu? aku merasa jika makanan yang aku buat dengan resep ku tadi lebih enak, dan itu karena tangan ibu Komi. Aku yang memiliki resepnya saja mengakui jika masakan ku bisa lebih enak jika di bantu oleh tangan ibu, itu berarti ibu lebih pandai memasak daripada aku resep yang biasa aku buat dan dia belum tahu saja bisa dia buat seenak itu Komi. Tenang saja jika kau menginginkan kembali makanan seperti ini aku bisa buatkan, dan jika kau ingin merasakan masakan seperti ini lagi kau tinggal bilang saja Komi, aku akan membuatkan nya untuk mu. Dan jika ada waktu aku akan kembali memaksakan makanan ini di rumah ibu agar dia bisa kembali membuat masakan ku lebih enak seperti tadi,"ujar Frins.
" Oh ya itu adalah hal yang akan aku tunggu Frins hahaha. Terima kasih atas jamuan mu yang selalu membuat ku merasa puas bahkan membuat ku ketagihan,"ujar Komi berterima kasih.
Seketika mereka pun lanjut menyantap makanan yang sudah tersedia dengan lahapnya. Beberapa saat kemudian Komi dan Frins bisa selesai makan tapi waktu masih belum terlalu larut malam dan saat itu belum waktunya untuk tidur sehingga Komi pun tidak langsung memutuskan untuk membaringkan dirinya di tempat tidur untuk beristirahat.
" Frins apa yang suka kau lakukan ketika kau sendirian di rumah mu? apa hanya bekerja menyelesaikan pekerjaan yang selalu kau miliki?"tanya Komi.
" Aku? biasanya meskipun jam belum terlalu larut malam aku langsung saja ke kamar karena aku hanya hidup sendiri, meskipun aku memiliki orang tua tapi mereka sedang bekerja di luar kota dan meskipun mereka ada pun mereka saling sibuk bekerja Komi, jadi yang aku lakukan tentu saja hanya berdiam diri saja sendiri dan ketika malam seperti ini aku biasanya langsung masuk ke kamar untuk tidur, itu pun jika bisa tapi jika tidak aku hanya akan termenung sendiri memikirkan apa yang harus aku lakukan agar aku bisa kembali mendapatkan perhatian dari orang tua ku. Dan untuk masalah pekerjaan karena aku selalu bisa menyelesaikannya ketika siang atau paling lambat sore hari aku tentu saja jadi tidak di sibukkan dengan pekerjaan tersebut ketika malam hari, kebanyakan yang aku lakukan ketika malam hari hanya menyendiri dan melamun,"ujar Frins menceritakan apa yang dirinya lakukan ketika malam sudah tiba meskipun pekerjaannya sudah selesai dia bereskan.
" Kau wanita yang kuat Frins, meskipun kau sudah lama tidak mendapatkan perhatian dari orang tua mu tapi kau bisa sekuat ini, kau bisa melakukan apapun sendirian itu sudah sangat luar biasa, sepertinya mendengar cerita mu ini aku jadi tidak ingin meninggalkan mu sendirian untuk sekarang Frins, aku tidak akan pulang sekarang aku akan menemani mu,"ujar Komi dalam hatinya.
Dan ketika Frins melamun bicara seperti itu tiba-tiba Komi menatap ke arah Komi yang barusan sedang melamun, karena tak ingin terlihat melamun memikirkan hal yang tidak jelas Komi langsung saja sadar dari lamunannya dan mencoba menjawab perkataan Frins.
" O-oh maaf Frins aku tidak bermaksud untuk membuat mu sedih karena menceritakan hal yang sepertinya membuat mu murung, aku minta maaf Frins tapi sekarang kau tak perlu melakukan itu lagi karena ada aku di sini, aku tidak meninggalkan mu dan sepertinya jika kau memang mengijinkan ku menginap di sini sepertinya aku akan lakukan itu karena cuaca diluar terus saja hujan tanpa henti yang tentu saja akan menghambat ku yang ingin pulang. Lalu yang aku lakukan tentu saja menemani mu melakukan apapun,"ujar Komi.
" Terima kasih Komi, aku yang meminta ijin kepada ibu agar kau mendapatkan ijin tersebut tentu saja aku tidak merasa keberatan dengan adanya kau di sini, justru aku akan berterima kasih pada ku karena kau yang rela berada di sini sampai kau sebenarnya memiliki sesuatu yang kau tinggalkan Komi,"ujar Frins.
" Sesuatu yang aku tinggalkan? apa itu Frins?"tanya Komi.
" Ya sesuatu yang kau tinggalkan Komi, biasanya di rumah jika malam seperti ini kau bekerja kan Komi? tapi sekarang maaf kau berada di sini menemani aku yang sendirian dan tidak melakukan kegiatan yang sebenarnya harus kau lakukan. Apa tidak akan terjadi masalah Komi?"ujar Frins.
" Oh mengenai pekerjaan ku? kau tak usah khawatir Frins, tadi ketika kau dan ibu pergi ke warung untuk membeli bahan makanan lalu memasak aku bilang kan jika aku akan bekerja sambil menunggu kalian karena ibu yang berkata jika tidak ada yang bisa aku bantu karena ada kau yang membantunya tadi, nah karena itulah sekarang aku jadi bisa tenang karena pekerjaan ku sudah bisa aku selesaikan tadi, dan sekarang aku tinggal bersantai saja,"jawab Komi.
" Oh ya aku lupa mengenai hal itu Komi? ternyata kau rajin juga ya Komi kau begitu sangat berpikir dewasa mengerjakan sesuatu dengan cepat tanpa berpikir untuk menunda pekerjaan mu jadi jika ada sesuatu yang tak terduga seperti ini kau sudah bisa tenang karena pekerjaan yang harusnya kau lakukan sudah selesai. Terima kasih Komi kau sudah mau menemani ku,"ujar Frins kembali berterima kasih saat itu.
" Ya tentu Frins, justru mungkin bukan kaulah orang satu-satunya yang harus berterima kasih tapi aku juga harus berterima kasih pada mu karena kau yang mengijinkan ku untuk kembali masuk ke dalam rumah dan bahkan mengijinkan ku untuk menginap, padahal tadi aku sempat akan pergi ketika hujan baru saja turun, dan bukan hanya itu kau begitu sangat baik karena sudah memperlakukan ku dengan sangat baik, aku sangat merasa puas dengan jamuan mu Frins padahal sepertinya kau tidak usah melakukan hal itu karena aku kan hanya sahabat mu bukan kerabat jauh mu yang sedang mengunjungi mu, tapi kau begitu sangat memperlakukan ku dengan baik. Terima kasih Frins,"ujar Komi memuji Frins yang dengan sangat baik memperlakukan Komi ketika berada di rumahnya.
" Sama-sama Komi ini semua karena kau yang sudah sangat baik kepada ku, tentu saja aku harus membalas mu dengan memberikan mu perlakuan yang baik juga. Padahal jika aku pikir hari ini aku begitu sangat melakukan kesalahan Komi, aku memperlakukannya dengan sangat berbeda karena aku sempat merasa kecewa dengan jawaban mu tadi, maaf Komi,"jawab Frins, lalu bicara kembali sambil meminta maaf kepada Komi karena sudah melakukan kesalahan, dalam hatinya.
" Baiklah Frins jadi sekarang apa yang harus akan lakukan Frins? apa hanya berdiam diri disini?"tanya Komi.
" Haha sepertinya tidak, tidak asik jika kita terus saja berdiam diri disini, mungkin sebaiknya sekarang kita ke ruang tengah saja Komi, kau mau menonton tv atau mungkin kau ingin mendengarkan sebuah musik agar kita sedikit merasa relaks,"jawab Frins.
" Menarik Frins, sepertinya aku ingin melakukan itu haha. Ayo frins,"jawab Komi.
Dan mereka pun saat itu langsung saja pergi ke ruang tengah untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan daripada harus berdiam diri terus.
" Apa yang kau sukai dan inginkan Komi? apa kau ingin menonton film atau mendengarkan sebuah musik?"tanya Frins.
" Mungkin lebih baik aku memilih untuk mendengarkan musi santai saja sekarang dari pada aku harus menyalakan tv dan membuat Frins kembali melihat mengenai kecelakaan pesawat yang sedang terjadi, jika Frins melihat itu lagi sepertinya Frins akan kembali merasa khawatir dan cemas dengan keadaan orang tuanya yang sekarang aku juga tidak tahu bagaimana keadaan mereka,"ujar Komi dalam hatinya ketika sudah duduk di sofa.
" Komi aku nyalakan tv saja ya,"ujar Frins.
" Tunggu Frins apa kita tidak sebaiknya mendengarkan musik santai saja? sepertinya itu akan membantu kita untuk bersantai dan mendapatkan suasana yang baik sekarang ini, daripada kita menyalakan tv jam malam seperti ini memang nya ada sesuatu yang baik untuk kita tonton? aku rasa tidak jadi bagaimana jika kita mendengarkan sebuah musik saja,"ujar Komi mencoba mengalihkan pikiran Frins yang saat itu sudah akan menyalakan tv.
Dan saat itu Frins pun sedikit melamun lalu langsung saja menjawab.
" Oh ya baiklah jika itu yang kau mau Frins, tunggu sebentar aku memiliki beberapa musik santai yang mungkin saja akan kau sukai Komi,"ujar Frins sambil memilih kaset yang akan di setel saat itu.
Dan saat itu Frins pun langsung saja menyetel musik tersebut, kebetulan musik santai yang saat itu Frins setel memang musik yang santai yang bisa membuat perasaan menjadi lebih tenang tapi musik tersebut juga adalah sebuah musik yang bisa di buat untuk berdansa, kebetulan juga musik tersebut adalah musik yang dulu Komi sempat sukai dan menjadi sesuatu yang menemaninya ketika bekerja.
" Hey Frins darimana kau memiliki lagu ini? kau tahu ini adalah lagu yang sempat aku sukai dan hampir selalu menjadi sesuatu yang menemani ku ketika aku bekerja,"ujar Komi.
" Oh ya jadi benarkah itu Komi? jika seperti itu sepertinya aku tidak salah memilih sebuah lagu kan Komi karena ini lagu yang bisa membuat mu santai?"ujar Frins
" Ya tentu Frins, sangat menyenangkan. Ditambah lagi sebenarnya ini lagu yang bisa kita gunakan sebagai musik dansa? kau mau berdansa Frins?"tanya Komi.