Ketika Komi bicara seperti itu mengatakan jika musik yang sedang di dengarkan mereka adalah musik yang cocok untuk mereka berdansa Komi pun langsung saja menawarkan Frins untuk berdansa dengan nya, Frins pun saat itu langsung melihat ke arah Komi yang mengajak Frins berdansa dan bicara.
" Apa kau bercanda Komi? aku tidak bisa berdansa hehe bagaimana aku melakukannya?"jawab Frins dengan pertanyaan.
" Oh tidak bisa? tapi tenang saja akan aku ajari kau Frins ayo berdiri lah,"ujar Komi sambil menarik Frins berdiri.
" Wow Komi hahaha,"sedikit teriak Frins karena langsung di tarik oleh Komi saat itu.
Dan yang di lakukan Komi saat itu adalah langsung saja membuat Frins dalam posisi berhadapan dengan Komi.
" Baiklah tahan sebentar dalam posisi ini, lalu angkat dan injakan satu persatu kaki mu kepada kaki ku frins,"ujar Komi.
" Apa kau bercanda Komi?"tanya Frins.
" Kenapa aku harus bercanda ayo Frins lakukan saja, aku akan membuat mu berdansa tanpa harus melakukan apapun karena kau belum bisa kan? dan sekarang ayo ikuti apa yang aku katakan pada mu,"ujar Komi.
" Ya baiklah Komi,"jawab Frins.
" Baik setelah kau menginjakan kaki mu sekarang pegang pundak dan leher ku seperti ini, lalu diamkan aku akan memegang pinggul mu lalu setelah itu tenang saja tidak usah melakukan apapun, aku yang akan melangkah kan kaki ku sehingga kita bisa seperti berdansa tanpa kau yang harus melangkahkan kaki mu,"ujar Komi sambil melangkahkan kaki nya bergerak seperti sedang berdansa saat itu.
Dan Komi pun saat itu tentu saja bisa membuat mereka berdansa meski tanpa Frins yang baru bergerak. Dan saat itu pun Komi langsung saja berdansa dengan Frins meskipun hanya Komi yang bergerak sementara Frins hanya memeluk dan di peluk oleh Komi saja, tapi semua itu membuat Frins dan Komi merasa senang meskipun sebenarnya Frins tidak bisa berdansa.
" Teruslah seperti ini Frins, aku yakin kau bisa melupakan beban pikiran yang sedang kau hadapi sekarang, maaf aku harus membuat mu seperti ini tapi aku tidak bisa membiarkan mu terus merasakan cemas karena orang tua mu yang masih belum memberikan mu kabar hingga saat ini. Aku berdoa agar orang tua mu memang baik-baik saja dan bukan salah satu orang yang menjadi korban dari kecelakaan pesawat ini Frins,"ujar Komi dalam hatinya sambil terus saja membuat Frins berdansa dengan nya.
" Kau begitu romantis Komi, apa yang kau pikirkan sehingga bisa seperti ini? aku tak menyangka kau bisa melakukan hal yang begitu sangat membaut wanita terpesona di pelukan mu,"ujar Frins.
" Haha kau berlebihan Frins aku hanya melakukan ini untuk bersenang-senang saja karena sejujurnya aku juga tidak terlalu pandai dalam urusan dansa, dan sekarang pun apa yang aku lakukan tidak terlalu baik seperti orang yang memang pandai dalam hal dansa,"jawab Komi merendah.
" Ya tapi kau sudah sangat baik untuk seseorang yang tidak tidak pandai berdansa Komi, dan bahkan kau bukan orang yang mengambil kursus dansa di dalam kegiatan mu sehari-hari tapi kau bisa membuat ku merasa takjub dengan kemampuan mu berdansa apa lagi kau berdansa dengan kondisi ku yang seperti ini, maksud ku berdansa dengan aku yang tidak tahu sama sekali gerakan berdansa, kau bisa membuat ku berdansa tanpa aku harus bergerak hahaha. Itu hebat Komi, sangat hebat,"ujar Frins memuji Komi.
" Haha terima kasih Frins, aku hanya mencoba menghibur mu dan menghibur diri ku sendiri tentunya dari pada kita melamun karena tidak ada kegiatan yang bisa membuat suasana lebih baik di malam yang belum terlalu larut ini, tentu saja ini bisa menjadi salah satu hal menyenangkan yang bisa kita lakukan kan Frins,"ujar Komi.
" Ya Frins kau benar, dan sekarang pada akhirnya aku bisa bersenang-senang di malam yang tentu saja membosankan ini. Terima kasih Komi,m kau begitu sangat membuat malam ku sangat berwarna sekarang, ini adalah pertama kali dalam hidup ku dimana aku bisa merasakan kebahagiaan yang sangat membuat ku tersenyum karena malam-malam ku yang sebelumnya hanya aku habiskan dengan merenung di gelapnya malam, berbeda dengan sekarang dimana aku merasa sangat senang dan bahagia karena aku bisa di temani oleh orang yang sangat baik dan sangat menyenangkan yang bisa membuat ku sangat bahagia dengan apa yang di lakukannya, terima kasih Komi,"ujar Frins menceritakan mengenai dirinya yang begitu sangat bahagia karena mendapatkan hiburan yang baru pertama kali dia dapatkan dalam hidupnya.
" Terima kasih jika kau merasa bahagia Frins aku sangat bersyukur dan sangat merasa senang juga dengan kebahagiaan yang kau perlihatkan ini,"jawab Komi.
Saat itu mereka pun terus saja berdansa dengan perasaan yang begitu bahagia, hingga karena setelah cukup lama mereka berdansa Frins dan Komi pun langsung saja terduduk di sofa karena sudah merasa cukup lelah dengan dansa yang mereka lakukan saat itu.
" Hahaha kau begitu sangat romantis Komi, andai saja aku bisa terus membuat mu berada di sini dan menemani ku aku yakin aku tidak akan pernah merasa bosan dan kesepian,"ujar Frins berandai.
" Haha bisa saja jika aku adalah seorang boneka Frins,"jawab Komi dengan bercanda.
" Haha ya Komi boneka yang sangat menyenangkan,"ujar Frins.
" Sepertinya ini sudah cukup malam Frins, sudah waktunya untuk mu beristirahat ayo lebih baik kau beristirahat sekarang Frins,"ujar Komi.
" Ya sepertinya begitu Frins, kau juga mungkin lebih baik beristirahat untuk sekarang Komi,"ujar Frins.
" Ya tentu Frins aku juga akan beristirahat, dan tentu saja aku akan beristirahat di sini sekarang jadi untuk mu tentu saja masuklah ke kamar sementara aku akan tidur di sini. Tidak mungkin kan jika aku tidur di kamar juga Frins haha,"ujar Komi.
" Kenapa tidak mungkin Komi? kamar ku tidak memiliki jebakan untuk seorang pria yang masuk ke dalam, kamar ku bisa di masuki siapa saja termasuk kau?"ujar Frins.
" Haha ya Frins aku percaya dengan apa yang aku katakan, tapi bukan itu yang aku maksudkan, tapi bagaimana mungkin aku tidur di satu kasur dengan wanita yang tentu saja bukan istri ku. Lagi pula apa kau tidak takut jika aku tidur di satu kasur dengan mu aku akan melakukan sesuatu yang mengerikan Frins?haha,"ujar Komi.
" Tidak Komi, aku tidak takut dan jika kau melakukan sesuatu yang mengerikan pada ku aku akan tersenyum saja melihat semua itu dan dengan ikhlas merasakan semuanya,"jawab Frins.
" Haha yasudah Frins ayo masuklah ke kamar sementara aku akan tidur di sofa yang nyaman ini,"ujar Komi.
Frins saat itu memang mencoba untuk beristirahat tapi yang Frins lakukan beristirahat di sofa tersebut dengan paha Komi yang di jadikannya sebagai bantal.
" Frins aku bilang lekas tidur di kamar mu, bukan di sini dan menjadikan paha ku sebagai bantal,"ujar Komi.
" Sepertinya aku merasa nyaman ada di dekat mu sehingga aku memutuskan untuk tidur disini saja Komi? apa itu masalah untuk mu?"ujar Frins.
" Tapi Frins di sini tidak akan terasa enak seperti di kamar mu,"ujar Komi kembali.
" Jika begitu kenapa kau memilih untuk tidur di sini dari pada di kamar ku Komi?"Frins bertanya lagi.
" Maksud ku tidak akan enak untuk mu yang wanita, jika untuk pria seperti aku tentu saja ini sudah biasa aku lakukan Frins,"jawab Komi.
" Aku tidak peduli dengan itu Komi yang penting sekarang aku bisa beristirahat dengan tenang karena ada kau yang akan selalu menemani ku malam ini,"ujar Frins sambil terlelap tidur.
" Oh Frins ayolah. Frins,"ujar Komi.
Tapi ketika Komi memanggil Frins Komi pun tidak mendapatkan respon saat itu karena Frins yang Komi lihat sepertinya sudah terlelap tidur, sehingga mau tidak mau saat itu Komi berdiam diri saja tanpa melakukan pergerakan yang bisa membuat Frins terganggu apa lagi terbangun dari tidurnya.
" Sepertinya aku akan menunggu sampai kau tertidur pulas lalu akan menggendong mu ke kamar Frins, kasihan kau,"ujar Komi saat itu terus saja mencoba terjaga untuk menunggu Frins tidur nyenyak agar bisa memindahkan Frins tanpa membuatnya terbangun.
Sambil menunggu Frins tidur nyenyak Komi pun berencana ingin melihat tv yang sedang kembali menyiarkan sebuah berita mengenai kecelakaan pesawat tersebut agar bisa mendapatkan informasi terkini mengenai korban atau pun tragedi kecelakaan yang terjadi saat ini. Dan ketika Komi menyalakan tv berita tersebut pun langsung muncul tanpa Komi yang harus mencarinya terlebih dahulu dan berita di tv tersebut pun mencoba menelusuri siapa saja orang yang menjadi korban dari kecelakaan pesawat tersebut melihat dari daftar penumpang yang ada di bandara tersebut.
" Tapi bagaimana aku tahu jika orang tua Frins adalah salah satu korban di pesawat yang kecelakaan tersebut? aku tidak tahu nama apa lagi wajah orang tua Frins karena belum pernah bertatap muka langsung,"ujar Komi sambil melihat ke segala arah di rumah Frins saat itu.
Dan ketika Komi mencoba melihat ke salah satu dinding Komi melihat ada sebuah foto yang di terpampang, dimana di foto tersebut ada 3 orang termasuk Frins.
" Foto yang bagus, jadi mereka tentu saja adalah orang tua Frins. Aku ingin melihatnya,"ujar Komi.
Saat itu Komi pun perlahan mencoba untuk berdiri dan melihat ke foto tersebut, tapi Komi pun berpikir kembali.
" Kasihan jika aku harus membuat Frins tertidur di sini, mungkin Frins akan merasakan sakit di badan nya. Karena Frins sudah cukup lama tertidur sepertinya aku lebih baik menggendong dan memindahkannya saja ke kamar dulu,"ujar Komi.
Dan tentu saja yang di lakukan Komi saat itu langsung menggendong Frins, dan memindahkannya ke kamar agar Frins bisa tidur lebih nyenyak lagi. Sementara ketika Komi sudah memindahkan Frins agar bisa tidur di kamar nya Komi pun langsung menghampiri sebuah foto 3 orang yang di duga adalah Frins dan kedua orang tuanya di ruang tengah, ingin melihat lebih jelas foto tersebut.