Biasa Saja

1560 Kata
" Hahaha tenanglah Frins aku memiliki tubuh yang bagus yang tentu saja kuat kau tak usah khawatir, aku dengan sangat mudah bisa mengangkat ku tentu sajam Tapi baiklah Frins aku turunkan kau, ayo sekarang lepaskan celana jeans mu karena seperti biasa kau sepertinya sudah memakai celana olahraga kan Frins?"ujar Komi. " Bagaimana kau tahu jika aku memakai 2 celana dan celana dalam ku ini adalah celana olahraga yang baik aku pakai Komi? apa kau mengintip ku sehingga bisa dengan mudah mengetahui ini?"ujar Frins saat itu menjadi kaget karena Komi yang saat itu mengetahui jika Frins memakai 2 celana dan celana yang di dalam adalah celana olah raga yang biasa dia pakai untuk berolahraga lari pagi dengan Komi. " Oh ayolah Frins kau seperti orang yang baru mengenal ku saja, kita sudah bersahabat bertahun-tahun Frins tentu saja aku tahu salah satu kebiasaan mu ini, bukan karena aku mengintip ku tapi karena kau yang memang terlihat selalu memakai celana double seperti sekarang ini. Dan sepertinya aku harus katakan pada ku jika aku bisa melihat mu yang memakai celana double ini dari, ( Komi mengisyaratkan Frins agar melihat ke bagian bawah celananya ). Hey lihat lah ke bawah Frins,"ujar Komi menjelaskan bagaimana dia bisa tahu kebiasaan Frins dengan mengisyaratkan agar Frins melihat ke bawah ke celana bagian dalamnya yang terlihat karena lebih panjang. " Oh baiklah Komi aku pikir kau bisa tahu aku suka mengenakan celana double karena kau yang mengintip ku Komi hahaha. Baiklah tunggu sebentar meskipun aku memakai celana double tentu saja aku tak bisa langsung membuka celana ku langsung di sini, aku pergi sebentar ke kamar dan akan kembali untuk mengganti celana ku, tunggu sebentar Komi,"ujar Frins saat itu bicara. " Ya tentu Frins silahkan aku tunggu kau di luar,"jawab Komi sambil berjalan menuju ke luar rumah. Singkat cerita saat itu Frins sudah bisa kembali menghampiri Frins yang sudah ada di luar rumah. " Aku sudah siap Komi.Tapi tunggu sebentar kita tentu harus pamit dulu ke ibu Komi, apa kau sudah bilang kepadanya jika kita akan pergi?"ujar Frins saat itu. " Oh ya kebetulan dari tadi aku tidak melihat ibu, mungkin ibu ada di kamarnya. Baiklah tunggu sebentar aku yang akan menghampirinya untuk pamit pergi," " Frins, Komi, kemana kalian akan pergi? tapi jika ibu perhatikan kalian yang memakai pakaian seperti ini kuat dugaan tentu kalian akan pergi berolahraga?"ujar Buyi memotong pembicaraan Komi yang saat itu yang baru saja berbalik akan menghampiri Buyi dengan langsung bertanya. " Oh ibu kebetulan sekali aku barusan bilang jika aku akan menghampiri mu yang sepertinya ada di kamar, kami seperti biasa akan pergi untuk berolahraga pagi sekarang bu. Kami pamit untuk pergi berolahraga sebentar,"ujar Komi saat itu langsung saja menjawab. " Oh ya baiklah Komi, Frins berhati-hati lah. Frins ibu harap kau bisa berdiam saja dulu di sini, sepertinya ibu masih ingin ada orang yang bisa menemani ibu. Itu pun jika kau tidak memiliki kesibukan atau pekerjaan,"ujar Buyi. " Ah iya Bu aku," " Ah bu kan ada aku di sini bu, Frins juga memiliki kegiatan dan pekerjaan yang harus dia lakukan tentu saja dia tidak bisa jika harus terus ada di sini menemani ibu,"ujar Komi memotong pembicaraan Frins. " Oh iya ibu lupa jika Frins juga memiliki pekerjaan, maaf Frins. Ya sudah jika kalian mau berangkat berolahraga, berhati-hati lah jangan sampai kalian melakukan sesuatu yang membuat kalian celaka,"ujar Buyi. " Ya bu tentu, kami pamit pergi. Ayo Frins,"ujar Komi lalu mengajak Frins pergi saat itu. " Ya ayo Komi. Bu kami pamit,"ujar Frins juga pamit pergi. " Ya Frins, Komi,"jawab Buyi. Dan saat itu pun Buyi langsung saja masuk ke dalam rumah sedangkan Frins dan Komi pergi untuk melakukan olahraga pagi yang sudah biasa mereka lakukan ketika mereka sedang sama-sama memiliki waktu luang, dan yang saat itu mereka tuju untuk berolahraga pun tentu saja berkeliling saja di sekitaran perumahan yang menjadi tempat tinggal Komi,bukan tanpa alasan mereka memilih hanya berolahraga lari mengelilingi sekitar perumahan Komi, karena selain tempat mereka berolahraga saat itu berjarak tidak terlalu jauh mereka pun juga tentu saja tidak pergi jauh dari sekitaran perumahan Komi saat itu, dan alasan kedua adalah tidak adanya jalan yang menurut mereka di huni oleh orang yang memiliki kebiasaan buruk, atau memiliki sebuah acara tertentu ( tempat tongkrongan ) sehingga membuat jalan yang mereka lewati berolahraga pagi menjadi sedikit terganggu karena risih dengan orang-orang yang nongkrong tersebut, bukan masalah mereka yang nongkrong di salah satu jalan tersebut, tapi yang Komi dan Frins permasalahkan adalah orang di dalam tongkrongan tersebut yang terkadang memiliki sifat yang kurang baik seperti menggoda Frins, dan yang lainya. Tentu saja hal tersebut membuat Frins merasa cukup risih takutnya mereka menggoda Frins saat itu dan lama-kelamaan mereka pun memiliki pikiran buruk hingga melakukan hal yang lebih membuat Frins risih di bandingkan hanya menggodanya saat itu, tapi untungnya tidak ada sebuah tempat yang seperti itu di jalur yang biasa Frins dan Komi lalui ketika berolahraga raga, hanya saja yang sedikit menjadi sebuah hal yang harus mereka perhatikan adalah sebuah jalan yang cukup kecil ditambah sepi dengan jalan tersebut yang di kelilingi oleh pohon-pohon besar di sisi kiri dan kanan jalan itu. Meskipun begitu sebenarnya Frins dan Komi tidak mempermasalahkan hal tersebut karena yang mereka pikirkan mengenai hal tersebut justru bagus dengan pohon yang mengelilingi sekitar jalan yang mereka lewati tersebut tentu saja itu membuat sekitar jalan tersebut menjadi sangat bersuasana dan berudara baik sekaligus segar, dan justru yang mereka sedikit permasalahkan adalah mengenai beberapa rumah yang ada disekitaran sana yang sepertinya sudah beberapa tahun terbengkalai karena tampilan rumah tersebut yang terlihat tidak terurus dan sudah lusuh. Meskipun begitu beberapa kali mereka sudah melewati rumah tersebut memang tidak pernah terjadi apapun atau melihat suatu tragedi apapun, mereka merass aman dan baik-baik saja ketika melewati tempat tersebut meskipun kadang mereka melihat jika di rumah tersebut terdengar suara musik atau suara tv yang samar mereka dengarkan, mereka tentu saja berpikir positif saat itu sampai pada akhirnya mereka pun melewati denhan santai rumah tersebut dan akhirnya karena sepertinya di rumah tersebut memang sepertinya sedang ada pemiliknya meskipun tidak selalu sepeti itu, Frins dan Komi tidak sampai mengalami sesuatu yang buruk sampai saat ini, justru Frins dan Komi berpikir positif saja saat itu dan merasa jika tempat tersebut tidak sepi karena pemilik rumah sedang ada di sana memusnahkan suasana sepi dan horor di tempat tersebut. Karena itulah saat itu mereka tentu saja tidak pernah berpikir buruk apa lagi sampai tidak ingin kembali melewati tempat tersebut ketika berolahraga, dan yang di lakukan mereka saat itu hanya kembali berolahraga tanpa memiliki rasa takut apapun. " Frins apa kau tidak ingin jika suatu saat kita berolahraga ke tempat yang baru, mungkin seperti tempat yang kemarin kita kunjungi. Sepertinya tempat tersebut akan me jadi tempat yang baik untuk kita berolahraga kan Frins? selain tempatnya yang bagus di sana juga memiliki udara yang sangat baik karena perbukitan. Ya kan?"ujar Komi. " Ya tentu saja aku ingin melakukannya Komi, aku juga tertarik untuk berolahraga di sana karena memang selain tempat tersebut bagus aku juga tentu saja akan sangat mendapatkan udara yang segar di daerah perbukitan tersebut. Tapi bagaimana kita kesana Komi? apa maksud mu kita akan kesana dengan berlari saja dari sini? sepertinya itu akan sangat melelahkan dan memakan waktu yang lama karena tempat tersebut yang cukup jauh, kita saja ke tempat tersebut bisa sampai 30 menit memakai motor dan itu pun dengan kecepatan yang cukup tinggi, bagaimana jika kita pergi ke sana dengan hanya berjalan kaki, tentu saja itu akan sangat membuat kita memakan waktu yang lama untuk sampai di sana Komi,"ujar Frins saat itu bertanya. " Ya tentu saja kita tidak akan sampai berlari dari sini untuk sampai ke tempat tersebut Frins, aku pun tahu jika tempat tersebut akan menghabiskan waktu yang lama jika kita berlari langsung dari sini Frins, jadi tentu saja bukan seperti itu rencana yang aku pikirkan. Dan yang aku pikiran adalah tentu saja kita akan pergi ke tempat tersebut dengan menggunakan kendaraan dan setelah sampai di tempat tersebut baru kita berolahraga, dan oh ya aku lupa mengatakan jika sebenarnya kemarin kita hanya melihat 40% dari keseluruhan tempat tersebut Frins,"ujar Komi. " 40%? jadi maksud mu selain pemandangan tersebut kita masih bisa menjelajah ke kawasan lain yang ada di bukit tersebut Komi?"tanya Frins. " Tepat sekali Frins. Dan setelah aku membaca mengenai keseluruhan tempat itu, ternyata di tempat tersebut selain menyediakan bukit yang begitu sangat indah untuk kita lihat, ada sebuah jalan kecil yang pengelola tempat tersebut juga siapkan khusus untuk kita yang memang ingin berolahraga Frins. Melihat hal tersebut tentu saja aku berpikir jika kita akan sangat mendapatkan kepuasan dengan menjelajah atau tentu saja mengelilingi tempat tersebut untuk berlari Frins. Bagaimana menurut mu?"ujar Komi menjelaskan mengenai informasi yang dirinya dapatkan saat itu. " Benarkah itu? jika memang seperti itu tentu saja aku sangat tertarik untuk ke tempat tersebut kembali Frins, kemarin kita datang ke ssna di hari kerja tentu saja tempat tersebut tidak ramai di kunjungi kan Komi, beda lagi jika kita ke ssna di hari libur bekerja tentu saja akan banyak orang yang menikmati pemandangan dan orang yang sepertinya menikmati olahraga seperti yang kita lakukan kan Komi?"ujar Frins berandai saat itu. " Ya tentu saja, sepertinya memang begitu Frins. Baiklah sepertinya sudah di putuskan jika lain kali kita akan mengunjungi tempat tersebut untuk berolahraga maupun menikmati pemandangan di sana Frins,"ujar Komi. " Ya seperti apa yang kau katakan Komi. Tapi . . .,"jawab Frins lalu berdiam diri.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN