Pagi terus berjalan. Pelanggan mulai datang satu-satu. Ada ibu muda yang memesan iced hojicha, ada mahasiswa yang meminta rekomendasi teh untuk begadang, ada seorang lelaki tua yang selalu meminta black tea tanpa gula tapi mengobrol panjang soal masa mudanya. Helia bekerja seperti biasa—ramah, rapi, menakar daun teh dengan tangan yang telaten. Millie membantu dengan cekatan. Dinu dan Danu mengisi ruang dengan candaan-candaan ringan. Dan di sela semua itu, Bintang duduk di salah satu meja dekat jendela, membuka notebook kecilnya, kadang mengetik sesuatu di ponsel. Ia tidak mengganggu, fokus ke pekerjaannya. Ia seperti… berada di situ karena memang seharusnya begitu. Hingga... ponsel Helia bergetar. Ia mengira itu notifikasi stok atau chat supplier. Ia melirik cepat layar. Go0gle Busine

