"Terima Kasih, Bu Guru!" Seru seluruh siswa dan siswi kelas dua membuat Bu Sofia— guru yang menjabat sebagai wali kelas itu. "Sama-sama, anak-anak ibu yang tersayang." Bu Sofia berucap sembari mengulas sebuah senyum lebar. Semua siswa dan siswi, langsung beranjak pergi dari kursi mereka masing-masing, dan mereka semua langsung berlari mendekat ke Bu Sofia. "Hati-hati di jalan yah." Bu Sofia berucap sembari mengulurkan tangannya, agar semua anak-anak muridnya dapat lebih mundah menyalami, pun mengecup punggung tangannya. "Bagi yang belum di jemput, Ibu minta kalian tunggu di dalam sekolah, dan jangan sekali-kali keluar kalau tanda-tanda ibu atau ayah kalian belum kelihatan.m datang." Bu Sofia memperingati, dan semua siswa yang berada di hadapannya, berseru mengatakan iya. "Baiklah—

