Ucapan Aileen terhenti saat bunyi sebuah kelakson menggema memenuhi seantero sekolah. Aileen yang mendengar itu kembali menegakkan wajah untuk melihat ke arah depan, dan .... Seketika raut wajah yang tadinya dipenuhi oleh rasa takut, langsung berubah saat melihat sebuah mobil hitam. Pun dari dalam mobil, Aileen kecil melihat ada seorang wanita yang sangat dia kenali sedang melambaikan tangan dari sana. Aileen yang melihat itu pun ikut melambaikan tangannya, pun kedua sudut bibirnya tidak lupa tertarik membentuk seutas senyum di bibir mungilnya. Mata Aileen masih setia mengikuti gerakan mobil yang melaju ke tempat parkir. Bocah enam tahun itu tidak ada niatan untuk beranjak, pun menyusul ke tempat parkir. Dia malahan memilih untuk tetap berdiri di depan gerbang. Sedangkan Tuan Adelard

