Tidak membutuhkan waktu lama, Friska, Tuan Buana, dan Aileen sudah masuk ke halaman dalam Sekolah Dasar Cempaka. Tidak bisa dipungkiri kalau Sekolah Dasar swasta ini memang sekolah elit. Kenapa begitu, karena fasilitas sekolah ini cukup memadai. Contoh saja di halaman sekolah itu, terdapat beragam permainan anak-anak, lapangan upacara yang terbilang cukup luas, banyak pohon-pohon ketapang yang tumbuh rindang, membuat halaman terkesan teduh. Satu lagi, bangunan Sekolah Dasar itu tidak begitu bertingkat, tapi dibangun mengelilingi halaman dalam, dan karena hal itu seluruh wali murid tidak perlu menghawatirkan anaknya yang bakalan berada di lantai dua. "Nak ...." Friska memanggil nama Aileen dengan nada lembutnya, sembari bergerak mengecek barang-barang yang ada di dalam tasnya. "Ayu,'

