Satu bulan kemudian. Tak terasa jam, hari, dan tanggal berlalu begitu cepat. Sudah satu bulan berlalu semenjak kejadian itu. Iya, kejadian di mana Aileen meluapkan amarahnya, saat dia mengetahui sang ibu ingin menikah lagi. Dan, karena kejadian itu. Sifat ibunya berubah. Dia sering kali melihat ibunya pulang malam, bahkan dia juga jarang mendapatkan sapaan dari ibunya. Aileen berpikir ibunya bersikap seperti itu, karena merasa kecewa kepadanya, dan dia membenarkan itu semua. Iya, bagaimana pun juga, satu bulan yang lalu Aileen tidak seharusnya berkata seperti itu untuk ibunya. Namun, mau bagaimana? Dia begitu terkejut saat mendengar kalau ibunya ingin menikah lagi, dan itu dengan seorang pria muda yang sudah dia anggap seperti pamannya sendiri. "Minta maaflah." Aileen menolehka

