"Gimana hari ini? Apa, Ayu bahagia?" Arsenio bertanya. Bocah laki-laki sembilan tahun itu sekarang sedang duduk di sebuah bangku taman, dan disebelah kirinya ada Aileen yang juga tengah duduk dengan sebuah es cream di tangannya. "Senang. Aku sangat senang, dan itu semua karena kak Ars. Makasih yah, tapi aku masih belum lupa tentang kejadian di taman sekolah pagi tadi." Aileen kecil berucap sangat polos. Dia bicara sembari lidah bergerak menjiilaati es krim yang ada di pegangan tangan kanannya. "Tapi, bukannya kakak udah minta maaf, dan seharusnya adek maafin kakak dong." Arsenio berucap sembari tangan kiri mungilnya, bergerak membersihkan jejak-jejak es krim yang ada di sudut-sudut bibir bocah perempuan itu. Aileen memanyunkan bibirnya, seolah tidak bisa menerima perkataan Arsenio, "

