Masih di hari yang sama, tapi bedanya suasana siang yang tadinya terik sudah terasa sedikit sejuk, karena posisi matahari sudah hampir mendekati ujung barat. Tak! Bunyi suara standar motor yang diberdirikan tertangkap oleh gendang telinga Aileen. Gadis remaja itu mulai bergerak turun dari atas motor king milik Arsenio yang baru saja diparkiran, "Monas?" tanya Aileen dengan tangan yang mencoba membuka pengait helem yang berada di bawah dagunya. Iya, setelah berjalan-jalan mengitari jalan M.H Thamrin. Arsenio memutuskan untuk membawa pergi Aileen ke monas yang di mana, jaraknya tidak lumayan jauh. Mungkin tadi mereka hanya menghabiskan waktu sekitar 5 menit dari jalan M.H Thamrin kemudian masuk ke jalan Kebon sirih, dan sampailah mereka sekarang di tempat ini, Monas (Monumen Nasional)

